Pizza Hut atau PHD? Yuk, Kenali Perbedaan Keduanya!

Ditulis oleh Linda

Pizza Hut telah hadir di Indonesia sejak tahun 1984. Sudah puluhan tahun franchise pizza dari Amerika Serikat ini memanjakan lidah masyarakat Indonesia, khususnya yang sangat gemar menyantap pizza. Namun, di tahun 2007 muncul sebuah franchise baru yang masih menggunakan embel-embel “Pizza Hut”, yakni PHD atau singkatan dari Pizza Hut Delivery.

Baik Pizza Hut dan PHD telah merajai pasar Indonesia. Keduanya sama-sama menjadi jujugan utama konsumen yang ingin menikmati pizza. Lantas, apa yang membedakan keduanya? Bagi kamu yang masih bingung menentukan pilihan antara Pizza Hut atau PHD, simak penjelasan dari Keluyuran ini, yuk!

Pizza Hut

Pizza Hut

Sebagai brand yang lebih dulu ada di Indonesia, Pizza Hut tentu saja lebih populer ketimbang PHD. Brand ini juga mengusung konsep family restaurant yang membuat siapapun bisa bersantap di restorannya yang nyaman.

Yang membuat Pizza Hut selalu menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia, restoran ini menyediakan tempat untuk bersantap, layanan delivery untuk konsumen yang ingin pesanannya diantar langsung ke tempatnya, dan layanan take away untuk memudahkan konsumen yang ingin membawa pulang pesanannya.

Nah, untuk lebih jelasnya lagi, simak kelebihan dan kekurangan dari Pizza Hut berikut ini!

Kelebihan

Restoran Pizza Hut

Selama ini, Pizza Hut selalu memiliki beberapa kelebihan di mata konsumen setianya. Bahkan, kelebihan Pizza Hut berikut inilah yang membuat konsumennya tetap setia dengan Pizza Hut dan enggan memilih PHD.

  • Pilihan Menu yang Beragam

Pizza tentu menjadi menu andalan bagi Pizza Hut. Selain variasi topping pizza-nya yang beragam, brand ini juga menawarkan berbagai jenis crust (pinggiran pizza), mulai dari stuffed crust keju atau sosis, cheesy bites, sampai dengan crown crust.

Tak hanya menawarkan pizza saja, Pizza Hut juga menyediakan aneka pasta, snacks, appetizer, dan dessert. Di restoran Pizza Hut juga tersedia salad bar yang memungkinkan konsumen mengambil saladnya sendiri.

  • Roti yang Tebal

Walaupun pizza original khas Italia memiliki ketebalan roti yang tipis, nyatanya pizza dengan roti yang tebal lebih disukai oleh konsumen di Indonesia. Pizza hut dikenal dengan roti pizza-nya yang tebal. Hal ini tentu saja membuat konsumen merasa puas saat menyantap pizza buatan brand ini.

  • Restoran yang Nyaman dengan Pelayanan Baik

Mengusung konsep family restaurant, Pizza Hut tetap mengutamakan kenyamanan konsumennya. Hampir sebagian besar restoran Pizza Hut didesain dengan baik dan terlihat elegan sehingga konsumen merasa sangat nyaman.

Selain memberikan tempat yang nyaman, pelayanan yang ditawarkan juga sangat baik. Konsumen yang ingin membuat pesanan take away akan langsung diarahkan ke kasir. Waktu tunggu konsumen yang makan di tempat atau take away juga sama, sekitar 15-20 menit saja. Ada juga kursi yang disediakan untuk konsumen yang menunggu pesanan take away­-nya.


Kekurangan

Pizza Hut Take Away

Terlepas dari beberapa kelebihan yang ditawarkan Pizza Hut, ternyata ada juga sejumlah kekurangan dari brand pizza nomor satu di Indonesia ini.

  • Waktu Delivery dan Memasak yang Lebih Lama

Sebelum ada PHD, Pizza Hut sudah lebih dulu memberikan jasa layan antar. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk delivery service ini berkisar antara 45-60 menit, bahkan bisa lebih. Hal ini sangat kontras dengan PHD yang memberikan jaminan waktu layan antar tidak lebih dari 30 menit.

Tak hanya dalam hal delivery service saja, Pizza Hut juga membutuhkan waktu memasak yang lebih lama, yakni sekitar 15-20 menit. Sementara PHD dapat menyelesaikan pesanan dalam waktu tidak lebih dari 15 menit.

  • Tidak Semua Gerai Menyediakan Layanan Pesan Antar

Hampir sebagian besar restoran Pizza Hut menyediakan layanan pesan antar. Sayangnya, masih ada beberapa gerai yang tidak menyediakan layanan pesan antar. Sementara itu, Pizza Hut juga membatasi area pesan antar. Jadi, jika jarak restoran dengan rumahmu terlalu jauh, pihak restoran bisa saja menolak pesananmu.

  • Harga yang Lebih Mahal

Mahal atau murah itu relatif, tergantung penilaian masing-masing orang. Namun, berdasarkan harga di menunya, menu di Pizza Hut sedikit lebih mahal dibanding PHD. Sebagai contoh, harga Pizza Hut berukuran sedang (6 potong pizza) terbilang sama dengan harga PHD berukuran besar (8 potong).

PHD (Pizza Hut Delivery)

PHD (Pizza Hut Delivery)

Mulai beroperasi pada Oktober 2007, Pizza Hut Delivery (PHD) kini semakin memperluas jangkauannya. Jika dulu PHD hanya tersedia di kota-kota besar di Indonesia, kini PHD juga menjamah kota-kota kecil. Selain itu, service yang prima dan promo yang menarik membuat PHD semakin melekat di hati para konsumen pizza di Indonesia.

Sama seperti Pizza Hut, PHD juga memiliki sejumlah kelebihan dan kekurangan yang membedakan kedua brand tersebut. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari PHD.

Kelebihan

PHD

Meskipun terbilang baru dibanding Pizza Hut, ternyata PHD memiliki nilai plus yang membuatnya semakin berkembang pesat. Apa saja sih kelebihan PHD yang membuatnya dicintai konsumen?

  • Waktu Delivery dan Memasak yang Sangat Cepat

Sudah pernah memesan PHD langsung di gerainya? Kalau sudah pernah, kamu pasti bisa membedakan kecepatan waktu antara PHD dan Pizza Hut. Ya, PHD membutuhkan waktu yang lebih cepat untuk mengerjakan pesananmu. Jika gerainya tidak sedang ramai, pesananmu bahkan siap dalam waktu 5 menit setelah kasir memasukkan pesananmu.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram