Menikmati Sate Pedas Asin di Warung Mas Acong, Bandung

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 11 April 2020

Kamu mungkin sudah tahu atau justru mungkin sudah pernah makan sate pedas di Sate DJ. Tim Keluyuran pernah membahasnya juga di sini. Nah, kalau sate pedas yang satu ini bukan dari Sate DJ, melainkan ada di Warung Mas Acong. Warung sate ini selalu ramai setiap malamnya, dipenuhi oleh anak-anak muda Bandung.

Warung Mas Acong ini berupa tenda pinggir jalan layaknya tukang sate kebanyakan. Namun, bedanya, di sini tersedia kursi dan meja yang cukup banyak. Sehingga kira-kira warung sate ini bisa memuat orang hingga 20-25 orang. Langsung saja, yuk, kita lihat seperti apa sih sate pedas Warung Mas Acong ini!

Penampakan Warungnya

warung mas acong

Ini dia penampakan depan Warung Mas Acong! Betul-betul terlihat seperti tukang sate biasa, ya? Tapi, sejak jam awal dibuka hingga habisnya, warung sate ini selalu penuh oleh pengunjung.

Rata-rata pembelinya berusia remaja hingga dewasa muda. Mungkin karena warung sate ini berada di daerah Cisangkuy yang merupakan jalan hidup dan banyak tempat makannya, sehingga sering dipakai nongkrong oleh anak-anak Bandung.

Saat masuk ke dalam, terlihat sekali bahwa Warung Mas Acong ini sangat sederhana. Di sini hanya disediakan meja besar yang berisi air minum, tisu dan kecap. Lalu disediakan juga kursi panjang yang sering kita jumpai di warung sate lainnya. Tapi, untungnya, ada lampu dengan watt besar, sehingga tempat ini tidak gelap.

Selain meja dan kursi panjang, di sini tersedia juga meja bundar seperti yang biasa kita temukan di pantai (meja yang ada payungnya). Kalau kamu pilih duduk di sana, kamu akan disediakan kursi dari plastik.

Kalau kamu datangnya gerombolan dengan teman-teman, sebaiknya pilih meja bundar saja, agar tidak berhadap-hadapan dengan tamu yang lain. Karena jarak antara pengunjung satu dengan satunya lagi di meja panjang agak terlalu dekat.

Pesanan Saya

warung mas acong

Waktu datang ke Warung Mas Acong, saya memesan 10 sate ayam dan 10 sate kambing. Ini pertama kalinya saya makan sate pedas, jadi jujur awalnya kaget melihat sate yang kecil-kecil tanpa ada bumbu untuk mencocol satenya. Karena terlalu 'sepi', akhirnya saya memesan satu piring nasi sebagai teman makan sate pedas ini.

Menu

Sate Pedas Asin

Di Warung Mas Acong tidak hanya tersedia sate ayam dan kambing saja, loh! Di sini juga tersedia sate sapi dan soto ayam. Untuk satenya pun kamu bisa memilih kadar keasinan dan kepedasan sesuai selera kamu. Jadi, kamu tidak perlu khawatir akan kepedasan nantinya.

Kalaupun kamu nanti merasa kepedasan, kamu bisa menetralisir rasa pedas dengan soto ayam atau minuman segar yang bisa kamu pesan ke mas-mas di sana.

Harga

Satu porsi sate ayam (10 tusuk) dihargai Rp 12 ribu saja. Lalu satu porsi sate kambing (10 tusuk) dihargai Rp 15 ribu. Dan terakhir, sate sapi satu porsi (isi 10 tusuk) harganya sama dengan sate kambing, yaitu Rp 15 ribu.

Harganya cukup terjangkau, bukan? Tapi, jujur saja, dengan satu porsi sate rasanya kurang memuaskan perut, karena dagingnya kecil-kecil, bahkan ada yang dagingnya 'menghilang' alias menyusut karena terlalu lama dibakar. Mungkin nanti kalau kamu datang ke Warung Mas Acong, bisa request untuk tidak terlalu lama membakar bagian paling atas satenya.

Suasana

warung mas acong

Suasana di Warung Mas Acong cukup hectic karena ruang geraknya sangat terbatas. Kamu tidak bisa maceuh atau bergerak-gerak heboh dan mengobrol dengan seru dan keras, karena jarak antar pengunjungnya terlalu dekat. Kamu tidak mau, kan, mengganggu kenyamanan tamu yang lain jika kamu dan teman-teman kamu terlalu berisik?

Apakah tempat ini cozy? Tentu saja tidak karena tempat makan ini bukan kafe, melainkan gerobak di pinggir jalan. Jadi, jangan harap bisa foto-foto selfie atau wefie di sini, karena selain tidak instagramable, memangnya kamu tidak malu gitu dilihat banyak orang saat berfoto? Hihi.

Untuk tempat parkirnya kamu bisa memarkirkan motor di ujung jalan Cisangkuy, lalu kamu jalan kaki ke Warung Mas Acong. Tidak terlalu jauh dari ujung jalan Cisangkuy, kok, tempatnya. Patokannya, kalau kamu melihat ada asap yang selalu mengepul dari salah satu tenda di sana, itu pasti Warung Mas Acong. Warung sate ini bersebelahan dengan tukang nasi goreng.

Alamat

Warung Mas Acong terletak di Jalan Cisangkuy (Samping Taman Lansia), Cisangkuy, Bandung. Nomor telepon yang tersingkron langsung dengan akun LINE Warung Mas Acong adalah 085956224287. Keren banget, ya, ada akun LINE-nya segala!

Overall, makan di sini enak, kok. Cuma, kalau kamu sedang lapar sekali, satu porsi sate tidak akan cukup mengenyangkan. Mungkin kamu bisa memesan dua porsi sate, satu porsi nasi, dan sekalian soto ayamnya. Kalau dihitung-hitung dengan Rp 50 ribu rupiah kamu sudah mendapatkan semuanya. Lumayan, lah..

Oh, iya. Karena Warung Mas Acong selalu penuh (baru saja ada kursi kosong langsung ada yang mengisi lagi), jadi sering-sering lah mengingatkan mamang satenya untuk membuatkan pesanan kamu. Karena pelayanan di sini cukup lama dan agak pelupa sepertinya, sehingga pesanan saya waktu itu cukup lama datangnya. Mereka juga malah melayani pembeli yang baru datang, padahal saya sudah menunggu lama (hiks).

Apakah kamu pernah makan di Warung Mas Acong juga? Bagaimana menurut kamu makanan, suasana, dan pelayanan di tempat ini? Bagikan pengalaman makanmu di kolom komentar, ya.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram