10 Tempat Wisata di Sumbawa yang Akan Membuatmu Terpesona

Ditulis oleh Riastri Herliana - Diperbaharui 29 Juli 2020

Nusa Tenggara Barat terdiri dari pulau-pulau yang cantik dan memesona yang sangat menarik untuk dikunjungi. Selain pantai di Pulau Lombok, ada pula Pulau Sumbawa yang merupakan pulau terbesar di Nusa Tenggara Barat. Bagi kamu backpackers yang melakukan perjalanan ke Flores dengan jalur darat, pasti sudah tidak asing dengan pulau yang satu ini.

Sayangnya, kebanyakan orang hanya melewati Pulau Sumbawa tanpa explore salah satu surga di Nusa Tenggara Barat ini. Padahal, ada banyak sekali keindahan alam serta destinasi yang akan membuatmu terpesona. Bahkan, menurut penulis, jalur trans Sumbawa juga merupakan surga bagi kamu yang suka touring. Penasaran? Yuk, simak informasi dari Keluyuran tentang 10 tempat wisata di Sumbawa!

1. Pulau Kenawa

Pulau Kenawa

Sumber: http://instagram.com/fabiankiby

Jika di Labuan Bajo ada Pulau Kanawa, di Sumbawa ada Pulau Kenawa. Pulau tak berpenghuni dengan luas 15 hektar ini memiliki ciri khas padang rumput yang membentang luas dan adanya bukit yang menambah keindahan pulau ini. Kamu bisa menyaksikan sunset dan sunrise dari atas bukit, juga bisa berkemah di padang rumput maupun di atas bukit.

Pulau Kenawa bisa kamu akses melalui Pelabuhan Poto Tano di Sumbawa Barat. Kalau kamu datang dari Lombok, perlu menyeberang selama 1,5 jam menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Kayangan Lombok ke Pelabuhan Poto Tano Sumbawa Barat. Kemudian, kamu bisa menyewa kapal motor untuk sampai ke Pulau Kenawa.

  • Alamat : Pulau Kenawa, Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Gratis. Sewa kapal : Rp300.000 pulang pergi
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

2. Pulau Bungin

Pulau Bungin

Kamu tahu pulau terpadat di dunia ada di Indonesia? Pulau Bungin, disebut sebagai pulau terpadat di dunia dengan luas 8,5 hektar dan dihuni oleh lebih dari 5000 jiwa. Sebagian besar masyarakat Pulau Bungin merupakan Suku Bajo yang berasal dari Sulawesi Selatan. Masyarakat Suku Bajo sudah tinggal di sini sejak 200 tahun silam.

Bungin dalam bahasa Bajo artinya gundukan pasir putih. Awal mulanya, pulau ini hanya sebatas gundukan pasir saja. Namun kemudian, ada dua orang yang dipersatukan dan membangun rumah dengan batu karang. Sejak saat itu, penduduk di Pulau Bungin semakin bertambah. Jika kamu sudah berencana liburan ke Sumbawa, jangan lupa masukkan Pulau Bungin dalam list, ya!

  • Alamat : Pulau Bungin, Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk: Gratis
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

3. Bukit Mantar

Bukit Mantar

Mantar merupakan salah satu desa budaya yang ada di Sumbawa Barat. Desa ini terletak di atas bukit dengan ketinggian 630 meter di atas permukaan laut. Desa Mantar pernah dijadikan sebagai lokasi syuting film Serdadu Kumbang yang tayang pada tahun 2011. Sebelum sampai ke sini, kamu perlu melewati Desa Senayan yang letaknya berada di bawah Bukit Mantar.

Jalan menanjak, berbatu, serta jurang di kanan dan kiri jalur menuju Bukit Mantar cukup menantang dan menguras tenaga. Sesampainya di atas bukit, kamu akan disambut udara sejuk khas pengunungan, pemandangan laut biru, Desa Senayan, Desa Tapir, hingga Gunung Rinjani dan Pulau Lombok dari kejauhan.

  • Alamat : Desa Mantar, Poto Tano, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

4. Istana Dalam Loka

Istana Dalam Loka

Istana Dalam Loka merupakan saksi sejarah masa kejayaan Kesultanan Sumbawa pada zamannya. Istana ini berdiri pada tahun 1885 di tengah kota Sumbawa Besar. Dibangun dengan filosofi “adat berhenti ko syara, syara berhenti ko kitabullah” yang berarti semua arturan adat istiadat maupun nilai dalam sendi kehidupan masyarakat Sumbawa harus sesuai dengan syariat Islam.

Bangunan rumah panggung berbahan dasar kayu ini, dibangun di atas 99 pilar kayu yang dibuat tanpa menggunakan paku besi, semua menggunakan paku kayu. Adanya 99 pilar ini bukan tanpa alasan, ini disesuaikan dengan jumlah Asmaul Husnaa dalam ajaran Islam. Sampai saat ini, Istana Dalam Loka masih aktif digunakan untuk acara kebudayaan.

  • Alamat : Seketeng, Sumbawa, Kota Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Waktu Operasional : Senin – Kamis 09.00 – 14.00 WITA, Jumat & Sabtu 09.00 – 12.00 WITA

5. Pantai Maluk

Pantai Maluk

Pulau Sumbawa tak lepas dari kekayaan bahari yang masih terjaga. Di Sumbawa Barat, terdapat Pantai Maluk yang masih sepi pengunjung. Padahal, pantainya sangat cantik dengan pasir putih, air laut yang tenang, serta bukit yang menghiasi kiri dan kanan pantai. Buat kamu yang suka menyepi, Pantai Maluk tepat dikunjungi.

Sangat disayangkan, Pantai Maluk masih kurang diperhatikan pemerintah setempat. Padahal, keindahannya sangat berpotensi menjadi pariwisata yang menarik pengunjung. Meski begitu, di sekitar pantai ini sudah disediakan penginapan dan tempat makan. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan tempat tinggal dan makan selama di sini.

  • Alamat : Pasir Putih, Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

6. Pulau Satonda

Pulau Satonda

Bergeser ke Kabupaten Dompu, yang masih masuk ke dalam wilayah Pulau Sumbawa, ada Pulau Satonda yang unik dan menawan. Pulau ini berbentuk seperti cincin yang di tengahnya terdapat Danau Satonda yang memiliki air asin. Menurut penelitian, air asin tersebut didapatkan akibat tsunami yang menyapu daratan dan menggenangi kawah tua.

Kawah sedalam 1000 meter dan luas 2 x 2 meter tersebut terbentuk setelah letusan dahsyat dari Gunung Tambora pada tahun 1815. Teori ini, masih dipercaya dan diyakini kebenarannya. Pulau Satonda bisa dikunjungi dari Sumbawa Besar ke Desa Nangamiro, dengan jarak tempuh 8 jam. Setelah itu, menyeberang selama 1 jam menggunakan perahu.

  • Alamat : Pulau Satonda, Nangamiro,  Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Rp30.000, sailing : Rp25.000/orang
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

7. Tanjung Menangis

Tanjung Menangis

Tempat ini memiliki nama yang cukup unik. Tanjung Menangis. Diberi nama tersebut karena berasal dari cerita legenda zaman dulu tentang tentang putri kerajaan yang mengalami sakit, hingga ada pria yang mencoba menyembuhkannya. Namun, sang raja malah mengusir pria tersebut. Karena putri kerajaan sudah jatuh cinta, ia selalu menangis di tempat ini.

Meskipun diberi nama Tanjung Menangis, tempat indah ini disebut sebagai tempat paling romantis di Sumbawa. Air laut yang biru jernih dan tenang, membuat tempat ini banyak disukai orang. Bahkan, Tanjung Menangis biasa digunakan sebagai tempat prewedding hingga bulan madu.

  • Alamat : Penyaring, Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

8. Air Terjun Kalela

Air Terjun Kalela

Sumbawa tidak hanya memiliki bukit dan pantai saja. Ada pula air terjun yang cantik dan segar. Air Terjun Kalela, atau biasa disebut Ai Kalela, ini memiliki nama yang beragam. Ada yang menyebut Air Terjun Semporon Tangkil, Air Terjun Ai Koa, dan Air Terjun Jantup. Namun di kalangan wisatawan, lebih dikenal dengan Ai Kalela.

Ai Kalela terdiri dari tebing batu yang berundak-undak dan tersusun secara alami. Bebatuan tersebut berwarna abu-abu yang cantik dan tertutupi lumut hijau tebal dngan akar-akar pohon besar menjuntai. Aliran airnya tipis dan sangat jernih, jatuh ke kolam alami yang membuat air tersebut berwarna turqouise. Cantik!

  • Alamat : Beru, Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Rp15.000
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

9. Pulau Moyo

Pulau Moyo

Pulau Moyo dikenal karena pernah dikunjungi Lady Diana. Salah satu destinasi yang paling banyak membuat orang penasaran adalah Air Terjun Mata Jitu, yang pernah digunakan untuk mandi oleh Lady Diana. Air terjun ini sangat cantik dan terdiri dari beberapa kolam alami yang bisa kamu gunakan untuk berendam dan bermain air.

Tidak hanya Air Terjun Mata Jitu saya, ada pula Air Terjun Diwu Mbai yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Mata Jitu. Puas bermain di air terjun, kamu bisa explore Pulau Moyo yang masih alami. Jika air laut sedang surut, kamu bisa mengunjungi Takat Sagale, pulau kecil yang terdiri dari gundukan karang mati. Kamu bisa juga lho, snorkeling di sini.

  • Alamat : Pulau Moyo, Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Penyeberangan: Speedboat Rp3.000.000/boat, pulang pergi; Kapal Motor Rp1.500.000/boat, pulang pergi; Kapal dagang Rp50.000/orang
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

10. Pantai KertasariPantai Kertasari

Satu lagi pantai cantik di Sumbawa. Pantai Kertasari berjarak sekitar 17 km dari Taliwang. Pantai ini memiliki dua jenis pasir. Pada area pinggir pantainya, terdapat pasir putih yang agak kasar, sedangkan mendekat ke tepi pantai terdapat pasir kecokelatan yang halus. Jalur menuju ke sini cukup menguras energi karena medannya cukup berat.

Buat kamu yang suka snorkeling, wajib coba menyelam di Pantai Kertasari. Saat air laut sedang surut, biasanya pengunjung melakukan snorkeling. Jika air laut sedang pasang dan ombak sedang tinggi, tak jarang turis mancanegara melakukan aktivitas surfing di sini. Pantai Kertasari masih cenderung sepi. Maka dari itu, pantai ini sangat direkomendasikan.

  • Alamat : Labuan, Kertasari, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat
  • Tiket Masuk : Rp15.000
  • Waktu Operasional : Setiap hari, 24 jam

Demikian informasi tentang 10 tempat wisata di Sumbawa. Oh ya, kalau kamu sudah masukan Sumbawa ke daftar liburan kamu selanjutnya, jangan lupa ya untuk cicipi makanan khas Sumbawa juga yang pasti sangat sayang untuk dilewatkan. Yuk, explore!

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram