Inilah 10 Alasan Kenapa Pengajuan Visa Jepang Kamu Ditolak

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jepang menjadi salah satu negara favorit di Asia untuk dikunjungi masyarakat Indonesia. Pasalnya, Jepang menyimpan banyak hal unik. Kotanya rapi, orangnya tertib dan disiplin, wisata alam yang tak ternilai indahnya menjadi beberapa alasan banyaknya orang ingin mengunjungi Jepang.

Kalau sudah merencanakannya, jangan lupa untuk siapkan syarat permohonan visa yang lengkap. Selalu ingat untuk memberikan dokumen lengkap. Jangan sampai visa Jepang yang diajukan ditolak sehingga kamu gagal mengunjungi negeri Sakura ini ya.

Nah, berikut ini ada setidaknya 10 alasan kenapa pengajuan visa Jepang kamu bisa ditolak. Salah satunya karena itinerary, lho! Untuk yang masih bingung, sebelumnya yuk kita kenalan dulu dengan visa!

Apa itu Visa?

Apa itu Visa?

Visa adalah dokumen resmi yang diterbitkan oleh negara melalui perwakilannya. Isinya adalah tanda izin yang berarti memperbolehkan seseorang masuk dan berkunjung ke negara tersebut. Ada jangka waktu yang perlu ditetapkan dan tujuan yang ditentukan.

Dengan ini memperlihatkan fungsi visa sebagai surat ijin melakukan kunjungan ke suatu negara. Visa akan ditunjukan saat masuk ke negara yang bersangkutan melalui imigrasi. Nah, bila kamu ingin pergi ke Jepang tentu perlu memiliki visa Jepang.

Lokasi Pembuatan Visa Jepang

Lokasi Pembuatan Visa Jepang

* sumber: liburankejepang.com

Kalau kamu akan membuat visa Jepang, bisa dilakukan di Japan Visa Application (JVAC) untuk paspor biasa. JVAC terletak di Lotte Shopping Avenue Lantai 4, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tak hanya paspor biasa, di sini juga melayani pengajuan visa waiver.  Nah, bila kamu ada di wilayah lain, bisa dilakukan di kantor Konsulat Jenderal Jepang di wilayahmu, ya.

Alasan Visa Jepang Ditolak yang Harus Kamu Tahu

Kalau setelah mengajukan visa tapi ternyata ditolak pastinya cukup mengecewakan kan? Nah, supaya terhindar dari masalah tersebut, yuk baca ulasan berikut tentang alasan kenapa visa Jepang kamu ditolak.

1. Dokumen Tidak Lengkap

Dokumen Tidak Lengkap

Sebelum mengajukan visa, pastikan bahwa semua dokumen yang diperlukan sudah lengkap dan sesuai dengan persyaratan. Apabila semua syarat dan dokumen sudah siap, sebenarnya tak sulit mengajukannya.

Dokumen yang perlu dipersiapkan adalah pas foto ukuran paspor, paspor yang masih berlaku minimal enam bulan ke depan dari rencana perjalanan ke Jepang, aplikasi permohonan yang sudah diisi, serta rekening koran tiga sampai enam bulan terakhir. Tak lupa sertakan asuransi perjalanan yang sudah kamu miliki.

Asuransi perjalanan penting untuk dimiliki. Bahkan wajib agar proses pengajuan visa kamu lebih lancar. Dengan mencantumkan asuransi perjalanan yang sudah disetujui pihak perusahaan maka pengajuan visa perjalanan bisa disetujui pihak kedutaan.

Perhatikan juga besaran jaminan asuransi yang diberikan dengan pihak perusahaan asuransi bisa sesuai dengan layanan yang kamu gunakan. Ini karena kedutaan memiliki peraturan dan ketentuan khusus mengenai asuransi perjalanan.

2. Alasan Berkunjung ke Jepang Tidak Meyakinkan

Alasan Berkunjung ke Jepang Tidak Meyakinkan

Pergi ke Jepang tanpa alasan jelas sudah pasti visa akan ditolak. Hal ini karena kamu akan diminta untuk menjelaskan tujuan datang ke Jepang. Jelaskan saja bila ingin traveling, menempuh pendidikan, mengunjungi acara, silaturahmi dengan keluarga. Berikan jawaban yang relevan dan bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, jangan lupa untuk menunjukan pemesanan hotel, tiket pesawat terbang menuju Jepang serta tiket pesawat kembali ke tempat asal. Ini untuk memperkuat alasan kamu mengunjungi negeri Sakura ini tanpa membuat visa ditolak.

3. Finansial Kurang Mendukung

Finansial Kurang Mendukung

Mau pergi liburan kemana pun jangan lupa siapkan uang atau budget. Walau budget sudah siap tetap sisakan uang dalam rekening setidaknya Rp 7.000.000 sampai Rp 15.000.000 bila akan ke Jepang selama 7 hari.

Hal ini perlu dilakukan untuk meyakinkan pihak Jepang bahwa kamu mampu untuk membiayai diri selama di sana. Walau sumber uang dari dana pribadi atau orang tua, perlu ada dana minimal selama 3 bulan terakhir yang ditunjukan dalam bentuk rekening koran.

Perhatikan juga tidak ada kejanggalan. Ini karena bila ditemukan kejanggalan pada rekening atau hasil cetakan buku tabungan yang digunakan sudah lama untuk mengajukan visa pun bisa ditolak. Petugas visa nantinya akan memastikan keuangan kamu. Ini juga demi kebaikan dan ketenanganmu sendiri selama di sana.

4. Dokumen Palsu

Dokumen Palsu

Cara terbaik untuk visa Jepang diterima adalah dengan memberikan semua kelengkapan dokumen asli serta mengikuti proses secara jujur. Ini karena petugas akan mengecek dahulu dokumen yang kamu miliki seketat mungkin.

Bila petugas menemukan dokumen palsu, baik bukti pemesanan hotel, surat keterangan kerja, surat referensi bank, bukti rekening keuangan, bukti pemesanan tiket penerbangan, bahkan sampai identitas palsu, bisa dipastikan visa yang kamu ajukan ditolak.

5. Surat Referensi Kurang Bahkan Tidak Lengkap

Surat Referensi Kurang Bahkan Tidak Lengkap

Salah satu dokumen yang perlu disertakan saat mengajukan visa Jepang adalah surat referensi. Biasanya surat referensi didapatkan di bank atau perusahaan tempatmu bekerja. Agar diterima, pastikan surat referensi memiliki kop surat asli, alamat, kontak jelas dari instansi, serta cap perusahaan yang sudah dibubuhi tanda tangan.

6. Tak Punya Itinerary

Tak Punya Itinerary

Jangan lupa untuk menyiapkan itinerary bila berkunjung ke Jepang. Itinerary ini bisa disertakan saat pengajuan visa. Dengan itinerary ini juga menentukan apakah visa kamu diterima atau ditolak.

Untuk itu, cantumkan itinerary selengkap dan serinci mungkin. Mulai dari dimana kamu menginap, transportasi yang digunakan, tempat wisata, aktivitas yang akan kamu lakukan selama kamu di Jepang. Rinci per hari agar pengajuan visa bisa diterima. Jangan lupa, pastikan budgetnya cukup.

7. Interview yang Tak Meyakinkan

Interview yang Tak Meyakinkan

Setelah dokumen pengajuan visa diberikan, ada tahapan lagi yang perlu dilakukan. Tahapan ini adalah interview. Interview dilakukan oleh pihak berwenang untuk menanyakan seputar perjalanan dan rencana yang akan kamu lakukan selama di Jepang. Ini untuk memastikan apakah dokumen sudah sesuai serta kesiapanmu mengunjungi negara tersebut.

8. Pernah Berbuat Kriminal

Pernah Berbuat Kriminal

Jika pada masa lalu pernah melakukan tindakan kriminal, baik di negara sendiri atau negara lain, bisa saja permohonan visa Jepang ditolak. Ini karena dianggap bisa membahayakan keselamatan penduduk di suatu negara. Tak hanya pengajuan visa Jepang, ini juga menjadi fokus dalam pengajuan visa negara lain.

9. Melanggar Peraturan Imigrasi

Melanggar Peraturan Imigrasi

Sebelumnya kamu pernah mengunjungi suatu negara namun jangka waktu kunjungan melebihi waktu yang diijinkan ataupun penyalahgunaan visa, bisa jadi pengajuan visa Jepang bisa ditolak. Ingat bahwa apa yang kamu lakukan tercatat dan terekam di sistem imigrasi.

10. Paspor Expired atau Rusak

Paspor Expired atau Rusak

Selain dokumen, surat, itinerary, jangan lupa pastikan paspormu dalam kondisi baik dan masa berlaku masih lama. Bila masa berlaku paspor kurang dari enam bulan, bisa jadi visa yang diajukan ditolak. Untuk itu, perhatikan dulu masa berlaku paspor. Kalau akan expired, segera lakukan perpanjangan. Sudah aman, bisa langsung mengurus pengajuan visa Jepang.

Setelah mengetahui alasan ditolaknya visa Jepang di atas, sudah selayaknya kamu menyesuaikan dan penolakan bisa diminimalisir. Jangan lupa untuk ceritakan pengalamanmu mengajukan visa Jepang dan juga perjalanan ke Jepang di kolom komentar.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *