10 Kastil di Jepang yang Jadi Objek Wisata Populer

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 5 September 2021

Terdapat ratusan kastil di Jepang yang tersebar di seluruh negeri. Setelah rusak dalam Perang Dunia II, banyak kastil Jepang yang mengalami pemugaran. Beberapa kastil ada yang baru berusia 20 tahun, sedangkan yang lainnya merupakan bangunan lama yang masih asli dan bersejarah.

Seperti di tempat lain, kastil di Jepang, dibangun sebagai struktur pertahanan. Daimyo atau bangsawan feodal membangun kastil-kastil ini di seluruh negeri. Kekayaan dan kekuatan para daimyo akan tampak dari penampilan kastil. Semakin megah kastilnya artinya daimyo itu semakin kuat dan kaya. Nah, berikut ini adalah 10 kastil di Jepang yang bisa kamu kunjungi.

1. Kastil Himeji

Kastil Himeji
  • Alamat: 68 Hommachi, Jimeji 670-0012, Prefektur Hyogo
  • Jam buka: 09.00-16.00
  • HTM: Dewasa 1.000 Yen, Pelajar 300 Yen
  • Telepon: +81 79 285 1146

Kastil Himeji merupakan kastil ikonik yang letaknya berada di Kota Himeji, Prefektur Hyogo. Bersama dengan kastil Osaka di Osaka, kastil ini diakui secara luas sebagai perwakilan di wilayah Kansai. Kastil Himeji sepanjang tahunnya mendapatkan kunjungan turis yang banyak. Shirasagi-jo yang berarti bangau putih adalah sebutan untuk kastil ini karena penampilannya yang elegan.

Sesudah lebih dari 5 tahun pekerjaan restorasi, pada tahun 2015 kastil ini dibuka kembali untuk umum. Selesai pada tahun 1609, saat ini kompleks kastil terdiri dari lebih dari 80 struktur. Berbeda dengan kastil di Jepang lainnya, sebagian dari bangunan kastil ini selamat setelah melalui beberapa perang serta kebakaran.

Kastil Himeji pada tahun 1993 terdaftar sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Ini merupakan kastil pertama di Jepang yang masuk dalam daftar tersebut. Saat musim bunga sakura, kastil ini dipenuhi oleh pengunjung yang menikmati pemandangan bunga sakura yang berlatarkan kastil yang memesona.

2. Kastil Matsumoto

Kastil Matsumoto
  • Alamat: 4-1 Marunouchi, 390-0873, Prefektur Nagano
  • Jam buka: 08:30 – 17.00
  • HTM: Dewasa - 700 Yen, Pelajar SD/SMP - 300 Yen
  • Telepon: +81 263 32 2902

Salah satu kastil utama Jepang yang bersejarah adalah kastil Matsumoto. Kastil ini memang dianggap sebagai Kekayaan Nasional Jepang. Umumnya dikenal sebagai 'Kastil Gagak', kastil Matsumoto memiliki eksterior yang berwarna hitam. Terletak di Prefektur Nagano, Kastil Matsumoto bisa dicapai dengan kereta api dari Tokyo dengan mudah.

Yang membedakan kastil ini dari banyak kastil lainnya adalah kastil Matsumoto merupakan hirajiro atau kastil dataran datar. Letak kastil ini strategis karena dibangun di atas bukit juga dikelilingi oleh sungai. Benteng yang dibangun pada akhir abad ke-16 ini terdiri dari serangkaian parit, gatehouse dan sistem dinding yang kompleks.

Kastil ini dibangun saat periode Sengoku, yaitu periode pergolakan sosial yang relatif besar di Jepang. Untuk pembangunan kembali kastil, maka pada akhir 1800-an kastil ini dijual di pelelangan. Upaya renovasi serta mengumpulkan dana untuk pembangunan kastil ini dipelopori oleh seorang kepala sekolah menengah setempat.

3. Kastil Marugame

Kastil Marugame
  • Alamat: Ichibancho, Kota Marugame, Prefektur Kagawa 763-0025
  • Jam buka: 09.00-16.30
  • HTM: Dewasa 200 Yen, Pelajar SD/SMP 100 Yen
  • Telepon: 0877-22-0331

Kastil Marugame yang berdiri di lereng bukit dengan ketinggian 66 meter ini dikenal dengan dinding batunya yang diakui sebagai yang tertinggi di Jepang. Asal kastil ini dari sekitar 400 tahun yang lalu, saat Ikoma Chikamasa memulai pembangunan kastil ini pada tahun 1597 sebagai kastil tambahan.

Kastil bergaya Hirayama yang khas ini menggabungkan desain serta gaya arsitektur gaya Yamajiro dan Hirajiro. Terdapat parit yang mengelilingi halaman kastil yang berfungsi untuk melindungi kastil dari serangan.

Dinding batu simbolis dari kastil ini diklaim sebagai mahakarya dengan teknik paling canggih pada periode awal Edo. Setiap dinding kastil ini menggunakan ukuran serta bentuk batu yang berbeda. ini bisa terlihat saat pengunjung membandingkan detail dinding ketika menjelajahi halaman kastil.

4. Kastil Nagoya

Kastil Nagoya
  • Alamat: 1-1 Hommaru, Naka-ku, Nagoya, Prefektur Aichi
  • Jam buka: 09.00 – 16.30
  • HTM: 500 Yen
  • Telepon: +81 52-231-1700

Awalnya kastil Nagoya dibangun sebagai pusat kekuasaan untuk cabang Owari, salah satu dari tiga cabang keluarga yang berada di bawah Keshogunan Tokugawa di masa awal periode Edo. Pada masa itu, kastil Nagoya merupakan salah satu kastil terbesar yang ada di Jepang juga kota kastil yang berkembang dengan pesat.

Selama Perang Dunia II sebagian besar kastil dihancurkan oleh serangan udara. Bangunan kastil yang ada sekarang ini didirikan di tahun 1959 bersama dengan pendirian museum yang isinya berupa pameran khusus serta sejarah kastil Nagoya. Di atap kastil terdapat Kinsachi atau ikan mas berkepala harimau. Ini merupakan titik pandang utama untuk penduduk lokal dan wisatawan.

Selain sebagai simbol otoritas penguasa, Kinsachi juga merupakan jimat untuk mencegah kebakaran. Ikan mas emas ini memiliki sejarah perusakan dan pencurian yang panjang. Berat total ikan mas yaitu sekitar 90kg dan emas yang digunakan untuk membuatnya adalah emas 18 karat. Selain itu, selama musim bunga sakura di Jepang, taman di sekitar kastil juga adalah lokasi hanami yang terkenal.

5. Kastil Osaka

Kastil Osaka
  • Alamat 540-0002 1-1, Osakajo, Chuo-ku, Kota Osaka
  • Jam buka: 09.00 – 17.00 *Jam buka diperpanjang selama tertentu (periode di musim semi dan musim panas)
  • Tutup: 28 Desember hingga 1 Januari
  • HTM: 600 Yen
  • Telepon: +81-6-6941-3044

Salah satu landmark yang sangat ternama di Jepang adalah kastil Osaka. Layaknya kebanyakan kastil tradisional Jepang, kastil Osaka juga dibangun di atas tembok batu buatan. Kastil ini memiliki tinggi delapan lantai serta dikelilingi oleh parit. Bangunan kastil ini didirikan di atas situs kuil juga bekas istana kekaisaran.

Terjadi kebakaran besar di kastil pada akhir tahun 1600-an ketika petir menyambar gudang mesiu yang membakar semuanya dalam ledakan besar tersebut. Penggunaan kastil ini waktunya cukup singkat, tapi peran kastil ini kastil dalam penyatuan Jepang cukup penting.

Kastil mengalami perbaikan pada akhir abad ke-19. Perbaikan ini sangat dibutuhkan sesudah mengalami pengabaian bertahun-tahun. Dalam film Godzilla Raids Again yang dibuat oleh Tomoyuki Tanaka pada tahun 1955 penonton bisa menyaksikan penampilan kastil ini.

6. Kastil Inuyama

Kastil Inuyama
  • Alamat: Kitakoken-65-2 Inuyama, Aichi 484-0082, Jepang
  • Jam buka: 09.00 – 17.00
  • HTM: Dewasa 550 Yen, Pelajar 110 Yen
  • Telepon: +81 568-61-1711

Kastil Inuyama bersama dengan kastil Nagoya merupakan kastil simbolis di Prefektur Aichi. Berdiri di lereng bukit kecil, kastil Inuyama menghadap ke Sungai Kiso yang alirannya berada di perbatasan Prefektur antara Aichi dengan Gifu. Lingkungan di sekitar kastil mempunyai pemandangan alam yang banyak sehingga pengunjung bisa berjalan-jalan di sepanjang jalur di sepanjang sungai.

Banyak bangunan tradisional Jepang di kota kastil di dekatnya dan bangunan-bangunan ini terpelihara dengan baik. Keindahan bangunan ini berhasil menarik wisatawan dalam beberapa tahun terakhir.

7. Kastil Hirosaki

Kastil Hirosaki
  • Alamat: 1 Shimoshiroganecho, Hirosaki, Aomori 036-8356, Jepang
  • Jam buka: Selama Festival Sakura 07.00 – 21.00, April – 23 November: 09.00-17.00
  • HTM: Dewasa 320 Yen, Anak-anak 100 Yen
  • Telepon: +81 172-33-8739

Kastil Hirosaki dibangun pada awal 1600-an oleh Klan Tsugaru sesudah mengumpulkan cukup uang serta sumber daya melalui sejumlah aliansi strategis. Seperti kastil Osaka, kastil Hirosaki juga mengalami kehancuran karena petir menyambar gundang senjata yang berisi bubuk mesiu. Ini terjadi sekitar 15 tahun sesudah pembangunannya. Dua abad kemudian kastil ini dibangun kembali.

Sekarang taman di sekitar kastil menjadi salah satu tempat untuk melihat bunga sakura yang paling terkenal di negara ini. Di taman ini terdapat sekitar 2.600 pohon sakura yang ditanam pada tahun 1903 di lahan tersebut. Kastil Hirosaki juga adalah tempat untuk perayaan tahunan, yaitu Festival Lentera Salju Kastil Hirosaki, yang selalu menarik banyak pengunjung.

8. Kastil Kochi

Kastil Kochi
  • Alamat: 1 Chome-2-1 Marunouchi, Kochi, 780-0850, Jepang
  • Jam buka: 09.00 – 17.00
  • HTM: Dewasa (18+) 420 Yen
  • Telepon: +81 88-824-5701

Kastil Kochi yang berada di jantung kota Kochi dicintai sebagai landmark yang mewakili kekuatan dan kemakmuran keluarga Yamauchi. Selama periode Edo, keluarga ini memerintah wilayah tersebut. Yamauchi Kazutoyo merupakan penguasa pertama klan Tosa (yaitu sebutan lama untuk kota Kochi) yang memulai konstruksi awal pada tahun 1601.

Pada tahun 1727 secara tidak sengaja sebagian besar bangunan terbakar oleh api, tapi bangunan-bangunan tersebut kemudian direkonstruksi. Beberapa di antaranya dapat bertahan selama beberapa waktu dan berdiri di sana bahkan hingga sekarang.

9. Kastil Matsue

Kastil Matsue
  • Alamat: 1-5 Tonomachi, Matsue, Shimane 690-0887, Jepang
  • Jam buka:  08.30-18.30
  • HTM: Dewasa 680 Yen, Anak-anak 290 Yen, Orang Asing 470 Yen
  • Telepon: +81 852-21-4030

Horio Yoshiharu dan Horio Tadauji merupakan daimyo yang membangun kastil Matsue pada tahun 1611. Keduanya mencapai prestasi besar pada pertempuran Sekigahara. Secara resmi mereka diberikan tugas untuk bertanggung jawab atas wilayah Oki serta Izumo yang sekarang adalah bagian dari prefektur Shimane.

Pada tahun 1607 mereka mulai membangun kastil ini dan dibutuhkan hampir lima tahun untuk bisa menyelesaikan pembangunannya. Kastil Matsue merupakan satu dari lima kastil asli yang ditetapkan sebagai Kekayaan Nasional.

Dari lantai atas menara utama, pengunjung bisa melihat pemandangan Kota Matsue. Meskipun lokasinya terpencil, fasad hitam yang kuat dari kastil ini mempesona sejumlah pengunjung.

10. Kastil Hikone

Kastil Hikone
  • Alamat: 1-1 Konkicho, Hikone, Prefektur Shiga 522-0061, Jepang
  • Jam buka: 08.30-17.30
  • HTM: Dewasa 800 Yen, Pelajar 200 Yen
  • Telepon: +81 749 22 2742

Berada di Prefektur Shiga, kastil Hikone dianggap sebagai bangunan bersejarah yang penting sekali di seluruh wilayah. Pembangunan kastil ini atas perintah putra daimyo. Pada akhir 1800-an selama Periode Meiji banyak kastil yang ditugaskan untuk dibongkar. Atas permintaan Kaisar langsung, kastil Hikone terhindar dari pembongkaran.

Kastil ini memiliki banyak fitur yang dianggap sebagai aset budaya Jepang termasuk kandang dan tiga menara kecil yang berbeda yang tergabung ke dalam arsitektur kastil. Seperti kastil Matsue, kastil Hikone juga merupakan kastil yang masih memiliki struktur aslinya.

Itulah deretan kastil di Jepang yang mempunyai sejarah yang panjang dan arsitektur yang indah. Bangunan-bangunan ini beberapa mengalami kebakaran dan penghancuran, tapi kemudian berhasil dibangun ulang sehingga masih berdiri hingga sekarang.

Saat berkunjung ke Jepang jangan lewatkan untuk mengunjungi salah satu dari kastil-kastil ini. Kalau kamu datang di musim semi, kamu juga bisa sambil menyaksikan bunga sakura yang mekar di kastil-kastil ini. Mana kastil yang ingin kamu kunjungi?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram