10 Kue Khas Kalimantan Selatan yang Unik dan Lezat

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kalimantan Selatan merupakan salah satu provinsi yang berada di pulau Kalimantan dengan ibu kotanya Banjarmasin. Jika kamu berkesempatan untuk mengunjungi daerah ini, pastikan kamu tidak hanya mengunjungi destinasi wisatanya saja, melainkan juga mencicipi aneka kuliner khas dan lezat ala masyarakat Banjar.

Selain makanan berat dan minuman, daerah Kalimantan Selatan juga memiliki banyak kekayaan kuliner berupa kue-kue tradisional yang bisa kamu temui dengan mudah di pasar atau warung kaki lima di daerah tersebut.

Berikut 10 kue khas Kalimantan Selatan dengan cita rasanya yang unik dan lezat untuk kamu coba ketika berkunjung kesini.

1. Apam Batil

Apam Batil

Apam batil atau sering juga disebut dengan nama apam dangkak adalah sejenis kue yang terbuat dari tepung beras. Sekilas kue ini mirip dengan sajian kue surabi dari Jawa Barat, dimana adonan tepung beras untuk membuat apam batil juga akan dibakar dengan menggunakan tungku sehingga memberikan aroma yang khas.

Kue apam batil akan disajikan dengan kuah manis yang terbuat dari cairan gula merah atau gula aren. Cara memakan kue ini juga cukup unik. Masyarakat Banjar tidak memakan kue ini menggunakan sendok, melainkan langsung menggunakan tangan. Cara makan ini dikenal dengan istilah bakacau.

2. Bingka Barandam

Bingka Barandam

Bingka barandam merupakan kue khas dari Kalimantan Selatan yang sudah terkenal hingga ke negri tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Kata “barandam” diambil dari bahasa Banjar yang berarti berendam. Seperti namanya, kue ini merupakan jenis kue bingka yang disajikan dalam rendaman saus manis.

Bingka barandam memiliki tekstur yang lembut serta cita rasa yang manis. Saus yang dituangkan pada kue ini berasal dari sirup gula. Bingka barandam juga biasanya dicampurkan dengan bahan-bahan lain, seperti tapai, kentang labu, pandan, nangka, kelapa muda, atau coklat dan keju. Kue ini umumnya hanya bisa ditemui ketika bulan Ramadhan saja.

3. Puracit

Puracit

Puracit adalah kue khas Kalimantan Selatan yang terbuat dari bahan utama tepung beras yang dibentuk seperti kumpulan rambut. Sekilas sajian kue puracit yang memiliki paduan rasa manis dan gurih ini mirip dengan kue putu mayang. Puracit biasa disajikan kuah manis yang terbuat dari paduan kinca dan santan.

Namun ada juga puracit yang disajikan tanpa kuah dan hanya ditaburi dengan taburan kelapa di atasnya. Puracit yang disajikan dengan kuah santan biasanya memiliki rasa hambar dan berwarna putih. Sementara puracit yang disajikan dengan taburan kelapa memiliki rasa yang manis dengan warna khas kecoklatan yang berasal dari gula merah.

4. Kokoleh

Kokoleh

Kokoleh sering juga disebut dengan bubur sumsum ala Banjar. Kue ini terbuat dari bahan utama tepung beras yang dikukus dan menggunakan tambahan air kapur sirih untuk memberikan cita rasa yang khas. Setelah matang, kokoleh kemudian disimpan dalam lemari es. Kue kokoleh biasanya memiliki warna hijau atau putih.

Kokoleh akan disajikan bersama kuah manis yang terbuat dari gula merah, gula pasir, santan, dan pandan. Saus ini akan disiramkan pada kokoleh yang sudah didinginkan. Kue kokoleh biasanya disajikan sebagai makanan penutup ketika ada acara adat atau perayaan seperti pesta pernikahan. Selain itu, kokoleh juga sering menjadi sajian untuk berbuka puasa.

5. Lupis Banjar

Lupis Banjar

Kue lupis khas banjar tidaklah sama seperti kue lupis yang ada di daerah Jawa. Lupis banjar biasanya memiliki bentuk khas berupa bulat panjang. Kue ini terbuat dari bahan dasar ketan putih yang diberi warna hijau. Warna hijau ini merupakan hasil dari pewarna alami yang berasal dari tanaman pudak sitagal.

Kue lupis banjar memiliki tekstur yang legit saat digigit karena ditambahkan air kapur sirih dalam proses pembuatannya. Kue ini akan disajikan bersama gula merah dan parutan kelapa. Masyarakat Banjar biasa menyantap kue lupis banjar untuk sarapan di pagi hari. Kamu bisa menemukan kue ini dijual oleh para pedagang di pasar atau di pinggir jalan.

6. Kue Sarimuka

Kue Sarimuka

Sarimuka merupakan kue khas Kalimantan Selatan yang terbuat dari bahan dasar beras ketan, santan, gula merah, dan gula pasir. Bahan-bahan tersebut kemudian akan diolah dengan cara dikukus. Kue sarimuka dibuat menjadi dua lapis, yaitu lapisan atas yang memiliki cita rasa manis dan lapisan bawah yang memiliki cita rasa tawar atau asin.


Baca Juga:

Kue ini juga memiliki tekstur yang lembut, legit, dan pulen. Lapisan atas kue merupakan lapisan yang terbuat dari ketan dan gula merah, sementara lapisan bawah terbuat dari ketan yang hanya berasa tawar. Kue sarimuka juga seringkali menjadi santapan yang banyak dicari ketika menjelang buka puasa di bulan ramadhan.

7. Kue Kararaban

Kue Kararaban

Kue kararaban merupakan kue yang memiliki cita rasa manis dengan aroma rempah-rempah yang kuat. Aroma rempah ini berasal dari bubuk adas dan kayu manis yang menjadi salah satu bahan pembuatnya. Selain rasa manis, kue ini juga memiliki paduan rasa gurih yang membuatnya memiliki rasa yang unik dan khas.

Bahan –bahan utama pembuat kue kararaban adalah tepung beras, gula merah, dan santan. Bahan-bahan tersebut kemudian akan diolah dengan cara dikukus. Kue kararaban juga merupakan salah satu kue tradisional yang hanya bisa ditemukan ketika bulan Ramadhan tiba. Kue ini seringkali menjadi pilihan menu saat berbuka puasa.

8. Petah & Tahi Lala

Petah & Tahi Lala

Kue petah merupakan sajian khas Banjarmasin setiap hari raya tiba. Petah terbuat dari bahan-bahan utama seperti tepung beras, air pandan, daun suji, dan kapur sirih. Bahan-bahan tersebut kemudian akan dikukus lalu disajikan dengan kuah santan yang kental dan gurih. Santan kental yang menjadi saus ini disebut dengan sebutan tahi lala.

Kue petah memiliki cita rasa yang gurih dan lezat dengan tampilan warna hijau yang khas. Setelah matang, petah akan dipotong-potong tipis dengan bentuk wajik. Selain disiram kuah tahi lala, kue petah biasanya juga ditaburi dengan bubuk merica dan bawang goreng. Selain menjadi sajian hari raya, kue ini juga biasa menjadi santapan untuk berbuka puasa.

9. Kue Lam

Kue Lam

* sumber: mave.wordpress.com

Kue lam adalah jajanan khas Kalimantan Selatan, tepatnya berasal dari kota Barabai. Kue ini memiliki cita rasa yang manis dengan tampilan yang berlapis-lapis. Sekilas, tampilan kue ini mirip dengan kue lapis, hanya saja kue lam memiliki tekstur yang lebih basah. Kue lam juga membutuhkan waktu yang lama dalam proses pembuatannya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue lam diantaranya adalah tepung dan telur bebek. Kue lam akan dibakar diatas tungku lapis demi lapis hingga membentuk jumlah lapisan yang diinginkan. Proses pembakaran ini bisa memakan waktu hingga tiga jam.

10. Dodol Kandangan

Dodol Kandangan

* sumber: www.indonesiakaya.com

Kue khas Kalimantan Selatan selanjutnya merupakan sejenis dodol yang bernama dodol kandangan. Kandangan merupakan nama sebuah kota yang terletak di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dodol yang sangat terkenal di Kalimantan Selatan ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang legit.

Dodol kandangan terbuat dari bahan utama beras ketan, gula aren, dan kelapa. Proses pembuatan dodol ini memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar empat jam. Dodol kandangan juga seringkali menjadi pilihan oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke daerah ini karena makanan ini bisa cukup awet dan tahan lama.

Itulah sepuluh kue lezat  dari Kalimantan Selatan yang harus kamu coba. Manakah diantaranya yang pernah atau ingin sekali kamu cicipi? Bagikan tanggapanmu di kolom komentar ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *