11 Makanan Khas Uzbekistan yang Lezat dan Wajib Dicoba

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 10 Desember 2021

Uzbekistan terletak di Asia Tengah sehingga makanan khas Uzbekistan mirip dengan negara-negara tetangganya yang berada di wilayah yang sama juga dengan Cina, Turki dan Nepal.

Kuliner khas negara ini banyak menggunakan bahan-bahan seperti nasi, kentang, roti dan makanan yang hangat seperti stew sehingga lumayan cukup berat. 

Hidangan Uzbekistan juga menggunakan banyak daging. Namun begitu makanan khas Uzbekistan juga ada yang cocok untuk vegetarian meskipun daging cukup menonjol dalam masakan lokal.

Biasanya jenis daging yang banyak digunakan di negara ini adalah kambing dan sapi. Mau tahu apa saja makanan khas Uzbekistan? Intip daftarnya di bawah ini, yuk!

Baca juga: 10 Makanan Khas Kazakhstan, Ada yang Berbahan Daging Kuda Lho!

1. Plov

Plov

Terkadang disebut juga sebagai “osh”, plov dianggap sebagai makanan khas Uzbekistan. Hidangan ini berupa pilaf nasi yang lezat.

Istilah pilaf dan plov pada dasarnya sama, yaitu seporsi nasi yang sudah dimasak bersama dengan domba atau sapi, bawang putih, bawang bombay, wortel, kismis, dan aprikot.

Tak hanya menjadi makanan yang terkenal di Uzbekistan, plov juga salah satu makanan yang paling enak. Jika berkunjung ke Uzbekistan, wisatawan akan menemukan kalau sebagian besar restoran di sana menawarkan plov.

Namun kalau benar-benar ingin merasakan plov yang original, datanglah ke Plov Center yang berada di tiap-tiap kota. Di sini plov dimasak dalam kuali besi raksasa yang disebut kazans.

Hidangan tersebut dimasak di atas api terbuka. Umumnya Plov Center akan menghidangkan plov saja disertai dengan roti, teh dan beberapa pilihan salad.

2. Somsa

Somsa yang lezat ini adalah kue yang diisi dengan daging. Tiap daerah memiliki variasi somsa-nya sendiri. Makanan khas Uzbekistan ini berbeda dengan kue-kue isi daging lainnya, misalnya samosa India ataupun empanada khas Amerika Latin.

Yang membedakan somsa dengan kue-kue lainnya, yaitu somsa khas Uzbekistan ini tidak digoreng. Makanan ini dipanggang dengan cara menempelkannya pada dinding bagian dalam oven tanah liat besar yang dinamakan tandoor.

Di dalam oven tersebut somsa berubah jadi renyah dan berwarna cokelat keemasan hingga siap untuk dikikis dari sisinya. Selain somsa berisi daging sapi, ada juga somsa yang mengandung daging domba, sayuran dan keju, dan bahkan labu.

Supaya lebih nikmat, coba santap somsa dengan saus tomat untuk rasa asam yang pas dengan kue isi daging ini. Beberapa varian somsa diberi taburan biji wijen.

3. Manti

Manti

Manti merupakan pangsit tradisional khas Turki yang berisi daging cincang dan bawang bombay. Sering kali pangsit diberi saus yang dibuat dari yogurt serta bawang putih.

Nama hidangan ini asalnya dari kata mantu, yang artinya pangsit. Awalnya hidangan ini dibawa oleh suku-suku nomaden Turki pada abad ke-13 dari Asia Tengah ke Turki.

Mungkin orang akan menemukan beberapa kemiripan antara manti dengan pangsit Cina karena pangsit ini dibawa dari orang-orang Uighur yang tinggal di Cina pada saat itu. Manti juga diasumsikan asalnya dari kata dalam bahasa Cina 'Mantou' yang berupa roti roti kukus.

Biasanya manti dihidangkan dengan saus berbasis yogurt, yang mungkin bagi sebagian orang terasa aneh, tapi sebenarnya rasanya cukup enak. Ada beberapa restoran yang juga menghidangkan manti vegetarian berisi dengan lobak, labu serta sayuran lainnya.

Selain populer di Turki, sekarang manti juga terkenal di bermacam-macam masakan lain, misalnya Armenia, Asia Tengah, dan Afghanistan.

4. Shashlik

ShashlikSumber: youtube.com

Shashlik mirip dengan sate jika di Indonesia. Makanan khas Uzbekistan ini berupa daging yang ditusuk yang dimasak di atas panggangan.

Sebenarnya kata "shashlik" adalah kata Rusia untuk "shish kabob", dan selama masa kekaisaran Rusia yang luas, gaya memasak ini kemudian menyebar luas di Asia Tengah.

Di seluruh Uzbekistan terdapat beragam pilihan untuk shashlik termasuk potongan dagingnya. Ada yang berupa potongan daging sapi atau domba, kaki ayam, “meat rolls” yang berupa patty daging sapi tanpa lemak atau daging giling (atau domba).

Karena sebagian besar penduduk Uzbekistan muslim, jadi kemungkinan menemukan daging babi di negara ini kecil sekali. Namun kalau beruntung, wisatawan bisa ditawari beberapa shashlik yang dibuat dari daging kuda.

Kalau bosan karena terlalu banyak mengkonsumsi daging, ada pilihan shashlik berbahan kentang, tomat, jamur, dan paprika.

5. Lagman

Lagman

Lagman atau lag'mon merupakan hidangan berupa mie dicampur dengan daging dan sayuran. Bahan ini bisa dihidangkan sebagai sup dengan kaldu ringan atau digoreng dengan saus lengket yang disebut dengan qavurma lagman.

Biasanya lagman dibuat dari bahan berupa daging sapi atau domba dan mi yang ditarik dengan tangan. Jangan lewatkan untuk mencoba makanan ini saat di Uzbekistan.

Seperti kebanyakan makanan di Uzbekistan, lagman juga terkenal di seluruh Asia Tengah. Bahkan, kata lagman sendiri, seperti juga mie, berasal dari Cina. Akan tetapi, rasa dan pembuatan hidangannya khas Turki.

6. Dimlama

Dimlama

Dimlama merupakan stew tradisional khas Uzbekistan yang dibuat ketika panen. Walaupun tiap rumah membuat dimlama yang berbeda, biasanya dimlama dibuat dengan kombinasi daging domba atau sapi, kentang, bawang merah, paprika, wortel, tomat, lobak, bawang putih, kubis, labu, jinten dan daun bawang.

Yang paling penting dari dimlama yaitu lapisannya. Pertama-tama daging domba dan bawang bombay dimasak sampai kecokelatan. Kemudian sayuran lainnya diletakkan di atasnya tanpa harus mengaduk panci. Sedangkan lapisan terakhir yaitu kubis, yang membantu mengikat jus beraroma di dalam panci.

Proses memasak makanan ini menggunakan teknik memasak yang perlahan dan menghabiskan waktu sekitar 2 jam. Ketika dihidangkan, dimlama bisa dihias dengan daun ketumbar atau adas segar.

7. Halva

Halva

Halva merupakan penganan padat seperti fudge yang terkenal di seluruh Timur Tengah dan Asia Tengah. Biasanya makanan ini dibuat dengan mencampur minyak wijen atau minyak biji bunga matahari dengan sirup gula. Halva bisa diberi rasa dengan bubuk kakao, cokelat, vanila, dan kacang cincang untuk memberikan rasa dan tekstur yang unik pada tiap gigitannya.

Di setiap pasar utama di Uzbekistan akan ditemukan tumpukan halva yang siap untuk dijual. Namun tempat favorit untuk berbelanja halva adalah Pasar Chorsu yang berada di Tashkent dan Siab Bazaar di daerah Samarkand. Di sana banyak varian halva yang bisa dicicipi dan dipilih.

8. Hasib

Hasib

Kalau di Korea ada sundae, di Uzbekistan ada hasib. Makanan khas Uzbekistan ini adalah sosis domba lezat yang dibuat menggunakan selubung usus. Mungkin sebagian orang aneh mendengarnya atau bahkan merasa jijik, tapi makanan ini rasanya sangat enak.

Sosis hasib terbaik bisa ditemukan di Chorsum Bazaar di Tashkent dan jika ingin merasakan hasib dengan rasa yang lebih enak, cobalah memakannya dengan kaldu. Hasib akan terasa lembut di mulut.

Cobalah mencicipinya dengan semangkuk kaldu yang akan membuat tiap gigitan jadi juicy dan nikmat. Kaldu juga merupakan obat yang baik untuk tenggorokan yang gatal setelah berjalan-jalan di daerah gurun yang panas di Uzbekistan.

9. Salad Tashkent

Salad Tashkent

Salad Tashkent merupakan salad tradisional dan sederhana yang asalnya dari Tashkent, ibukota Uzbekistan. Biasanya salad dibuat menggunakan kombinasi beberapa bahan, yaitu bawang bombay, telur, lobak, mayones, ketumbar, daun bawang, minyak, peterseli, dill juga daging seperti daging kambing atau sapi.

Dagingnya pertama-tama direbus dan dipotong-potong, sementara itu bawang bombay-nya diiris tipis dan digoreng dengan minyak. Lobak dipotong-potong, kemudian direndam dalam air dingin lalu dikeringkan.

Selanjutnya daging, lobak, garam, bawang goreng, merica serta mayones dicampur, lalu diberi telur rebus yang dipotong empat, ditaburi daun bawang dan bumbu.

Biasanya tiap porsi salad ditaburi dengan sisa mayones, tapi karena salad memiliki beberapa varian jadi bahan yang digunakan mungkin berbeda-beda dari satu tempat ke tempat lain.

10. Samarkand Non

Samarkand Non

Samarkand non merupakan roti bundar tradisional asal Uzbekistan. Roti padat dan kering ini dibuat dari bahan berupa tepung dan air, atau susu. Umur simpan roti ini lama dan umumnya terlihat seperti bagel besar.

Roti non jenis Samarkand memiliki crust yang lebih gelap dan lebih besar, lebih berisi, lebih berat, dan dibandingkan dengan jenis roti non Tashkent.

Sesudah dipanggang di dinding oven tandoor, biasanya roti dilapisi dengan minyak kilap. Di tengahnya, ada potongan kecil yang ditutupi dengan biji wijen hitam. Roti jenis ini hanya bisa dibuat di Samarkand.

11. Shurpa

Shurpa

Shurpa merupakan sup domba Uzbekistan yang bisa ditemukan di hampir tiap restoran di negara ini. Isinya ada potongan daging domba juga irisan tebal sayuran seperti kentang, wortel, dan bawang bombay. Rempah-rempah seperti peterseli dan adas segar juga ditambahkan untuk memberi rasa pada sup.

Hidangan berupa sup ini bisa dicoba sebagai permulaan ketika sedang berada di Uzbekistan, khususnya ketika berkunjung saat musim yang dingin. Ini bisa membantu menghangatkan badan.

Uzbekistan tak hanya terkenal karena memiliki wanita-wanita yang cantik tapi juga makanan yang lezat. Negara ini makanannya banyak menggunakan daging, tapi ada juga makanan yang terbuat dari sayuran.

Beberapa makanan ini hampir sama dengan makanan negara-negara tetangganya juga Turki dan Eropa. Kalau tertarik kamu bisa mencoba membuatnya di rumah. Selamat berkreasi!

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram