12 Souvenir Khas Makassar yang Mesti Kamu Bawa Pulang

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Maret 2020

Makassar adalah salah satu kota besar di Indonesia yang perlu kamu kunjungi, baik solo traveling atau bersama rombongan. Ibukota Sulawesi Selatan ini memiliki berbagai tempat wisata. Sebut saja Benteng Rotterdam, Tana Toraja, Pantai Losari, Pulau Samalona, Pantai Akarena sampai Benteng Sumba Opu. Bila sudah mengunjungi seluruhnya, saatnya kunjungi tempat penjualan oleh-oleh.

Kamu bisa memilih untuk membeli oleh-oleh berupa souvenir kepada kerabat di tempat asal atau sekedar pengingat bahwa kamu pernah berkunjung ke Makassar. Nah, maka dari itu Keluyuran mau bagikan rekomendasi souvenir khas Makassar yang mesti kamu bawa pulang. Simak berikut ini ya!

1. Minyak Tawon

Minyak Tawon

Minyak tawon cukup terkenal di Indonesia sebagai minyak oles untuk membantu berbagai penyembuhan. Misalnya saja seperti pegal-pegal, masuk angin, sampai minyak untuk kerokan. Memang minyak tawon bisa ditemukan di apotek di kota asal. Akan tetapi membeli di kota asalnya sepertinya lebih berkualitas.

Di Makassar dijual dua jenis minyak tawon, yaitu minyak tawon dengan tutup botol berwarna merah dan tutup botol berwarna putih. Perbedaanya kalau tutup botol berwarna putih lebih panas daripada warna merah. Ukurannya pun beragam, bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu sendiri.

2. Kopi Toraja

Kopi Toraja

Jika kamu adalah pencinta kopi atau kerabatmu yang suka ngopi di pagi hari, perlu rasanya membeli Kopi Toraja sebagai souvenir khas Makassar. Kopi Toraja memiliki ciri khas Makassar yang tak akan kamu temukan pada kopi umumnya.

Kamu bisa memilih jenis kopi dari Kopi Toraja, mulai dari Arabica, Robusta, serta Special Blend. Bila ingin membelinya, kamu bisa mengunjungi pusat oleh-oleh khas Makassar. Kopi Toraja cukup populer di kota asalnya, bahkan di seluruh Indonesia.

3. Sarung Tenun Bugis

Sarung Tenun Bugis

Sarung Tenun Bugis bisa menjadi pilihan souvenir khas Makassar untuk diberikan kepada ayah, suami, saudara, atau pasangan. Sarung tenun Bugis memiliki keunikah karena dibuat dari kain tenun. Bahkan harganya masih terjangkau untuk membeli beberapa buah, untuk digunakan sendiri atau diberikan kepada kerabat.

4. Kain Tenun Bugis

Kain Tenun Bugis

Ada sarung tenun, ada juga Kain Tenun Bugis. Kain tenun Bugis memiliki kekhasan corak dan warna. Bahan yang digunakan untuk kain tenun pun bisa dari bahan katun sampai sutera. Teksturnya pun halus. Penggunaan bahan ini pun memengaruhi harga kain tenun Bugis per lembarnya. Biasanya dihargai mulai dari Rp20.000 sampai ratusan ribu per lembar.

5. Kain Tenun Toraja

Kain Tenun Toraja

Jika kamu mencari kain untuk membuat taplak meja, selimut atau pajangan dinding, bisa dengan memilih kain tenun Toraja. Kain tenun Toraja ini memiliki kekhasan dari bahan yang kuat tapi tetap halus. Keindahannya terlihat dari mayoritas motif yang digunakan berupa bentuk binatang atau manusia. Menarik, ya!

6. Kain Sutra Sengkang

Kain Sutra Sengkang

Bisa dikatakan bahwa Makassar merupakan surganya kain. Cocok sekali bila kamu mencari kain untuk kondangan, kebutuhan rumah, atau hadiah. Selain kain tenun Bugis, sarung tenun Bugis, dan kain tenun Toraja, ada lagi kain sutra sengkang. Kain sutra sengkang terkenal dengan kualitasnya yang top.

Kamu bisa mengenali kain sutra sengkang ini dari coraknya berupa garis-garis dalam warna yang menarik mata. Bisa sekali kamu gunakan kain ini untuk membuat pakaian. Cantik sekali! Jangan khawatir, harganya cukup terjangkau walau diembel-embeli dengan sutra.

7. Sirup Markisa

Sirup Markisa

Souvenir khas kota niaga lain yang bisa kamu nikmati adalah sirup markisa. Walau Medan juga memiliki sirup markisa, Makassar juga punya. Tapi keduanya memiliki ciri khas yang berbeda. Sirup markisa khas Makassar dibuat dari buah asli markisa. Jadi kesegaran dari minuman ini tak perlu ditanyakan lagi.

8. Sirup DHT

Sirup DHT

Cirebon memiliki sirup khas bernama Tjampolay rasa pisang susu, begitu pula Makassar. Selain sirup markissa, kota ini juga memiliki minuman khas bernama sirup DHT. Andalan rasa dari minuman ini adalah rasa pisang ambon. Wajib untuk dicoba nih! Uniknya, kemasan dari sirup DHT tak berubah dari dulu. Jadi sambil menikmati sirup, bisa sekaligus nostalgia.

9. Karya Seni Khas Toraja

Karya Seni Khas Toraja

Makassar dan Toraja memang tak bisa dipisahkan. Beberapa orang bahkan membuat kunjungan kedua ke Makassar untuk melihat Tana Toraja dan mengeksplornya lebih dalam. Apalagi bila ada peraayaan adat, semakin menarik untuk mengunjungi Toraja.

Untuk mengenang kunjunganmu ke Toraja, kamu bisa membeli beberapa souvenir seperti karya seni khas Toraja seperti miniatur rumah Tongkonan atau rumah Toraja, replika Kapal Pinisi, gantungan kunci, hiasan dinding dengan berbagai corak dari kayu, lukisan, pakaian khas Toraja, sampai tempat tisu.

Miniatur rumah Tongkonan dibuat dalam berbagai ukuran, mulai dari ukuran kecil sampai ukuran besar. Begitu pula dengan replika Kapal Pinisi. Kamu bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan massa dari berat bagasi yang diperbolehkan.

Kamu tak akan menemukan karya seni yang identik dengan Toraja di tempat lain. Menariknya souvenir ini dibuat dari berbagai bahan, serta hasil tangan kreatif masyarakat setempat. Kamu bisa membelinya dan menaruhnya sebagai pajangan dalam rumah.

10. Songkok

Songkok

Ada satu souvenir yang melengkapi sarung tenun bugis, yaitu songkok. Songkok adalah kopiah khas Makassar yang terbuat dari rotan kuning. Dibuatnya dengan cara dianyam dan harganya dimulai dari Rp 200.000. Harga tersebut tergantung dari kualitasnya. Songkok bisa kamu berikan ke orang tua atau pasanganmu untuk beribadah atau sekedar penutup kepala.

11. Souvenir Kupu-Kupu Bantimurung

Souvenir Kupu-Kupu Bantimurung

Mencari hiasan dinding yang menarik di Makassar bisa dengan memilih hiasan dinding kupu-kupu Bantimurung. Hiasan ini bisa kamu dapatkan bila berkunjung ke Maros. Sejatinya hiasan ini terbuat dari kupu-kupu asli yang diawetkan. Kamu bisa membeli pajangan yang berisi satu kupu-kupu sampai belasan kupu-kupu.

Sesuaikan dengan kebutuhan, ya. Harganya juga menyesuaikan dengan besar dan banyaknya kupu-kupu yang ada di dalam hiasan tersebut. Untuk informasi, hiasan dinding ini dijual mulai dari harga Rp25.000 sampai ratusan ribu rupiah.

12. Kaos Makassar

Kaos Makassar

Bisa dikatakan bahwa oleh-oleh kaos memang mainstream. Tapi tak ada yang bisa menolak diberikan oleh-oleh kaos dengan tulisan nama kota, landmark atau hal yang berkaitan dengan kota yang dikunjungi tersebut, termasuk dengan Makassar.

Kamu bisa membeli kaos bertuliskan ‘I Love Makassar’, ‘Makassar Kota Daeng’, ataupun gambar unik seperti rumah khas Toraja yaitu Tongkonan, Kapal Pinisi, atau Pantai Losari. Warna kaosnya pun bisa disesuaikan dengan selera.

Dari kedua belas daftar souvenir khas Makassar yang bisa kamu bawa pulang, mana sekiranya yang akan kamu beli? Langsung saja dibuat daftar belanja, lalu siapkan budget-nya. Jika sudah, bisa ceritakan mana souvenir favoritmu di kolom komentar di bawah ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *