10 Tempat Wisata di Dunia yang Dibuat dari Pahatan Batu

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 16 Februari 2021

Gua merupakan tempat tinggal dari manusia purba untuk mencari perlindungan. Gua menjadi tempat yang aman untuk manusia berlindung di kala itu. Manusia pun mulai memahat gua-gua menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman dan menjadi saksi perdaban manusia. Berikut ini beberapa bangunan yang di pahat di batu dengan sejarahnya yang tak ternilai.

Penasaran ada apa saja? Simak informasi selengkapnya berikut ini ya!

1. Petra – Yordania

Petra – Yordania

* sumber: www.jdtours.com

Petra merupakan satu situs bersejarah dari sebuah kota kuno yang berada di Yordania, tepatnya berada di Jabal Al-Madbah. Sebuah kota yang diukir pada sebuah batu, yang menjadi pusat perdagangan  yang berkembang  pesat. Petra merupakan ibu kota dari kerajaan Nabatea.

Petra merupakan kota yang dibangun oleh Raja Aretas IV, kota ini memiliki sistem pengairan yang sangat rumit. Petra mengalami kemunduran dan menghilang setelah dikuasai oleh Romawi. Kini kamu dapat melihat kembali keindahan bangunannya yang bergaya Nabatean dan Greco-Roma ini.

  • Alamat : Jabal Al-Madbah, Yordania
  • Jam Buka : Musim Panas 06.00 – 18.00, Musim Dingin 06.00 – 16.00
  • HTM : 90 JD

2. Gua Ellora – India

Gua Ellora – India

* sumber: medium.com

Gua Ellora merupakan sebuah bangunan yang didirikan dengan cara memahat dinding batu. Bangunannya terdiri atas 12 Biara Budha, 17 Kuil Hindu, dan 5 Kuil Jain. Hal yang menarik adalah kesemua bangunan tersebut dibangun dalam satu komplek yang sama dengan jarak yang berdekatan.

Arsitektur dari gua Budha memiilki ornamen yang  lebih sederhana, dibandingkan dengan gua Hindu. Ornamen pada Gua Hindu memiliki desain ornamen yang lebih dramatis. Satu banguan yang paling spektakuler adalah Kuil Kailasa, yang memiliki tinggi sekitar 32 meter dengan ukiran yang rumit.

  • Alamat : Ellora Cave Rd. Aurangabad, Maharastra 431102, India
  • Jam Buka : 10.00 – 17.00, Hari Selasa Tutup
  • HTM : Turis Lokal Rs 40, Turis Asing Rs 600, Anak dibawah 15 Th Gratis

3. Gua Ajanta – India

Gua Ajanta – India

* sumber: insider.in

Gua Ajanta merupakan sebuah bangunan keagamaan yang dibangun ditengah hutan dengan dipahat pada sebuah lereng batu dengan panjang  75 meter. Ajanta merupakan sebuah bangunan yang memiliki lukisan dinding dan pahatan yang luar biasa indah berkenaan dengan agama Budha.

Setiap karya seni dalam Situs Warisan Dunia UNESCO ini memperlihatkan kehidupan dari sang Budha. Komplek bangunan ini diperkirakan dibangun pada abad ke dua sebelum masehi. Dinding batu ini memiliki 36 gua dengan setiap guanya terdapat aula biara dan juga kamar tempat para biksu.

  • Alamat : Ajanta Caves Road, Aurangabad, Maharashtra 431001, India
  • Jam Buka : 09.00 – 17.00, Senin tutup
  • HTM :  Turis Lokal INR 40, Turis Asing INR 600, Dibawah 15 tahun gratis

4. Sassi di Matera – Italia

Sassi di Matera – Italia

Sassi di Matera merupakan bangunan dari seluruh kota kuno yang dipahat pada lereng bukit yang terjal. Panorama  dari tempat ini akan membuat kamu terpesona, sebuah tempat yang luar biasa. Tetapi di Tahun 1950, penduduknya harus direlokasi karena kemiskinan dan penyakit malaria.

Tetapi kini tempat ini telah diubah menjadi destinasi wisata, gua-guanya telah diubah menjadi hotel dan juga restoran. Cara terbaik untuk menikmati tempat ini adalah dengan berjalan kaki dengan menyusuri tangga-tangganya yang naik turun. Kamu akan merasakan sensasi hidup di kota kuno ini.

  • Alamat : Piazza Vittorio Veneto, 75100, Matera, Italia
  • Jam Buka : 12.00 – 23.59
  • HTM :  -

5. Taman Nasional Mesa Verde – Amerika Serikat

Taman Nasional Mesa Verde – Amerika Serikat

* sumber: www.mapquest.com

Mesa verde merupakan sebuah situs arkeologi dari leluhur penduduk Puebloan yang terletak di Montezume County Colorado. Penduduk Puebelo memanfaatkan kontur dari tebing untuk memahat untuk membuat rumah tinggal. Tempat ini memiliki 5 ribu situs arkeologi yang dapat kamu kunjungi.

Cliff Palace merupakan bangunan terbesar yang dapat kamu temukan di tempat ini. Cliff Palace sendiri merupakan tempat tinggal dan tempat upacara dengan 200 ruangan dan 23 ruang bawah tanah. Kampung ini ditinggal oleh penduduknya, diperkirakan karena panjangnya musim kering.

6. Abu Simbel – Mesir

Abu Simbel – Mesir

Abu  Simbel merupakan sebuah situs arkeologi yang berupa dua kuil yang dipahat pada tebing batu. Kuil pertama ini dibangun oleh Ramses II yang didedikasikan untuk dewa matahari Amon-Ra dan Re-Horakhte. Sedangkan yang kedua adalah kuil yang didedikasikan Ramses II untuk istrinya Nefertari.

Kuil ini yang dihiasi oleh patung Rames II dengan posisi duduk ini sekarang tidak berada pada lokasi aslinya. Situs ini akan tenggelam di dalam air jika tidak dipindahkan atau digeser. Hal itu terjadi karena adanya pembangunan bendungan di sekitar situs yang mengancam keberadaan situs bersejarah ini.

Pemindahan ini diinisiai oleh pemerintah Mesir dan UNESCO untuk menyelamatkan situs Abu Simbel. Kedua kuil itu dibongkar yang kemudian di satukan kembali ditempat yang lebih tinggi 60 meter dari situs aslinya. Upaya ini membuat kamu dapat melihat keindahan Abu Simbel hingga sekarang.

  • Alamat : Abu Simbel, Aswan Governorate, Mesir
  • Jam Buka : Oktober – April 06.00 – 17.00, Mei – September 06.00 – 18.00
  • HTM : 200 EGP + 15 EGP untuk Tur Guides

7. Longmen Grottes – Tiongkok

Longmen Grottes – Tiongkok

* sumber: www.china-roads.com

Gua Longmen merupakan situs memiliki 100 ribu patung Budha dan 2 ribu gua buatan. Patung Budha dan gua buatan tersebut diukir pada sebuah tebing kapur di daerah pegunungan Xiangshan dan Longmenshan. Situs Warisan Dunia UNESCO ini diperkirakan berasal dari abad ke-5 dan ke-8.

Gua Longmen ini dibangun atas perintah dari Kaisar Xiaowen dari dinasti Wei Utara  di tahun 493. Situs ini terus dibangun hingga 400 tahun lamanya hingga dinasti Song Utara. Ukiran pada dinding gua ini kebanyakan berisi tentang sejarah, seni, kostum, musik, agama, kaligrafi, obat-obatan, dan arsitektur.

  • Alamat : 13 Long Men Zhong Jie, Luolong District, Luoyang, Henan, Tiongkok
  • Telepon : +86 379 6598 0972
  • Jam Buka : Februari – Maret: 08.00 – 18.00, April – Oktober 08.00 – 18.30, Oktober 8-31: 08.00 – 18.00, November – Januari: 08.00 – 17.00
  • HTM :  CNY 90, Anak-anak dibawah 1,2 meter gratis

8. Gereja-Gereja di Lalibela – Ethiopia

Gereja-gereja di Lalibela – Ethiopia

Lalibela merupakan nama sebuah kota yang terkenal karena adanya gereja-gereja monolitik yang dipahat pada batu padas. Lalibela sendiri dianggap sebagai kota suci di Ethiopia setelah Axum.  Bangunan gereja yang ada di Lalibela telah dipahat pada bebatuan lebih dari 800 tahun yang lalu.

Satu gereja yang terkenal adalah Bet Giyorgis, sebuah gereja yang memiliki bentuk seperti salib. Gerejanya di bangun dalam sebuah parit yang memiliki ke dalaman 30 meter. Gereja ini masih digunakan hingga sekarang, dan kamu bisa merasakan atmosfer yang berbeda disaat banyak peziarah.

  • Alamat : Lalibela, Ethiopia
  • Jam Buka : 08.00 – 12.00, 14.00 – 17.30
  • HTM : Dewasa $50  Anak Usia 9-13 $25, Anak dibawah 9 th Gratis

9.Taman Nasional Göreme – Turki

Taman Nasional Göreme – Turki

Situs Warisan Dunia UNESCO ini merupakan tempat hunian yang dipahat pada batu vulkanik. Tempat ini terkenal karena bentuk cerobong asapnya, yang terbentuk karena terkikis oleh oleh sungai dan angin. Pemukiman ini berisi rumah, toko, penampungan hewan , dan juga rumah ibadah.

Tempat ini digunakan sebagai tempat perlindungan di batu ini pada saat persaingan antara Mesopotamia, Anatolia, Persia, dan juga Yunani. Kawasan ini masih jadi tempat tinggal dari penduduk setempat. Sebagian tempat telah diubah menjadi hotel untuk para wisatawan yang ingin berkunjung.

  • Alamat : Göreme Beldesi, Turki
  • Website : https://muze.gov.tr/muze-detay?SectionId=GRM01&DistId=GRM
  • Telepon : 0384 2712 167
  • Jam Buka : 1 April – 1 Oktober 08.00 – 19.00, 1 Oktober – 1 April  08.00 – 17.00
  • HTM : 75 TL (tidak termasuk tiket Masuk gereja batu)

10. Gereja Pahat Batu Ivanovo – Bulgaria

Gereja Pahat Batu Ivanovo – Bulgaria

* sumber: www.euronews.com

Gereja di Bulgaria ini dipahat disebuah batu yang berada di ketinggian 32 meter di atas sungai di Kota Ivanovo. Gereja ini menyimpan daya tariknya berupa lukisan dinding yang indah dan masih terawat dengan baik. Komplek dari Gereja, kapel, dan biara ini di buat sekitar abad ke-13 dan ke-14.

Gua-gua ini dahulunya dihuni oleh para biarawan pada sekitar tahun 1320 an hingga abad ke-17. Lukisan dinding yang terdapat di dalam dinding gua dianggap sebagai seni abad pertengahan Bulgaria. Kompleks batu ini aktif  hingga awal zaman Utsmaniyah, sampai akhirnya mengalami kemunduran.

  • Alamat : Ivanovo, 22 km dari Kota Ruse, Bulgaria
  • Website : https://www.ivanovo.bg/index.php?act=74 (Hanya dalam bahasa Bulgaria)
  • Telepon : +359 82 825 002
  • Jam Buka : 1 April – 30 November 08.00 – 18.00, 1 Desember – 31 Maret  Tutup
  • HTM :  75 TL (tidak termasuk tiket Masuk gereja batu)

Itulah beberapa bangunan yang mengagumkan dengan menggunakan batu sebagai bahan utamanya. Banguan-bangunan itu memperlihatkan kehebatan dari kemampuan manusia untuk melakukan hal yang nampaknya tidak mungkin untuk dilakukan. Selain kehebatan dari segi pembangunannya, tetapi juga memperlihatkan keindahan seni arsiteturnya yang mengagumkan dan memesona.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram