Yuk, Kunjungi 10 Destinasi Wisata Tersembunyi di Sumenep!

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Keluyuran ke Jawa Timur, ada banyak hal yang bisa dieksplor. Provinsi terbesar di Pulau Jawa ini terdiri dari banyak pulau yang tersebar di timur Pulau Madura. Pulau-pulau tersebut masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Sumenep. Itulah yang membuat Sumenep sangat menarik dan juga unik, tapi sayangnya belum banyak yang mengetahui destinasi di Kabupaten Sumenep.

Jika biasanya destinasi wisata hanya sebatas di sekitar pusat kota saja, kali ini Keluyuran akan membahas destinasi yang berbeda. Inilah 10 destinasi wisata yang menarik, mulai dari destinasi yang sudah terkenal hingga destinasi tersembunyi  tidak banyak diketahui wisatawan. Simak ulasannya berikut ini, ya!

1. Pantai Lombang

Pantai Lombang

* sumber: jejakpiknik.com

Pertama ada Pantai Lombang yang menjadi salah satu primadona wisata di Kabupaten Sumenep. Pantai ini memiliki ombak yang tenang, pasir putih halus, dan pohon cemara udang yang berjajar di sepanjang garis bibir pantai. Pohon cemara udang menjadi tumbuhan yang khas dari Pantai Lombang.

Serunya, ketika berkunjung ke Pantai Lombang, kamu bisa menikmati keindahannya dengan cara berkemah. Di sekitar sini belum tersedia hotel ataupun penginapan, jadi kamu bisa berkemah dan menikmati pemandangan matahari terbit dari Pantai Lombang.

  • Alamat : Lombang, Batang Batang, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 06.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp5.000

2. Boekit Tinggi Daramista

Boekit Tinggi Daramista

* sumber: indonesia.tripcanvas.co

Boekit Tinggi Daramista merupakan salah satu destinasi wisata menarik di Sumenep dimana kamu bisa melihat pemandangan Kabupaten Sumenep dari ketinggian. Perjalanan menuju ke sini, kamu akan melewati pesawahan, pemukiman penduduk, hingga tanjakan gunung yang curam dan menantang.

Setibanya di tujuan, kamu akan langsung disuguhkan dengan pemandangan yang sangat indah. Terlihat landscape Sumenep dari ketinggian. Boekit Tinggi Daramista sudah dilengkapi dengan gardu pandang dan spot foto yang sangat menarik, salah satunya adalah rumah pohon.

  • Alamat : Billa Tompok, Daramista, Lenteng, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 06.00 – 16.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp5.000
  • Kontak : 0877-7788-0881

3. Pantai Sembilan

Pantai Sembilan

Madura memiliki lebih dari 100 pulau kecil yang tersebar hingga perbatasan zona waktu Indonesia Barat. Salah satu pulau yang bisa dikunjungi adalah Gili Genting. Pulau kecil ini dikenal dengan pesona Pantai Sembilan yang elok dan membuat Gili Genting menjadi salah satu pulay yang dijuluki “The Soul of Madura”.

Pantai ini memiliki nama yang unik karena jika dilihat dari atas menggunakan drone, Pantai Sembilan terlihat seperti angka 9. Di pantai ini jarang ditemukan terumbu karang, jadi kamu bisa bebas berenang di Pantai Sembilan ini tanpa khawatir akan merusak terumbu karang.

  • Alamat : Jl. Raya Bringsang, Bringsang, Giligenteng, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Rp5.000
  • Kontak : 0813-3199-1319

4. Goa Soekarno

Goa Soekarno

* sumber: ngadem.com

Tak hanya wisata bahari, Sumenep juga memiliki wisata goa yang baru diresmikan pada pertengahan tahun 2019 lalu. Sebelum dijadikan sebagai tempat wisata, Goa Soekarno merupakan goa biasa yang ditumbuhi semak belukar yang tidak terawat. Kemudian oleh Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dibuat menjadi tempat wisata yang menarik.

Dinamakan Goa Soekarno karena di dalam goa ini banyak ditemukan gambar Presiden ke-1 Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang menurut cerita ada seorang musafir yang menetap di dalam goa ini dan sangat mengidolakan Presiden Soekarno. Karenanya, goa ini akhirnya diberi nama Goa Soekarno.

  • Alamat : Benteng Utara, Panaongan, Pasongsongan, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp15.000

5. Labeng Mesem Sumenep

Labeng Mesem Sumenep

* sumber: jnn.co.id

Pulau Madura tidak lepas dari cerita sejarah yang sudah ada sejak dulu. Salah satu lokasi bersejarah di Madura adalah Labang Mesem yang terletak di tengah kota Sumenep. Labang Mesem merupakan sebutan untuk gerbang keraton. Nama tersebut memiliki arti “pintu senyum”, dimana “labang” berarti pintu, dan “mesem” berarti senyum.

Keraton Sumenep merupakan bekas kediaman raja keadipatian, yang merupakan penguasa Kadipaten di Pulau Madura. Keraton Sumenep memiliki jumlah yang banyak dan difungsikan sebagai tempat mengatur urusan pemerintahan. Sedangkan Labeng Mesem yang menjadi gerbang dari keraton tersebut dilambangkan sebagai keramahan masyarakat Madura.

  • Alamat : Lingkungan Delama, Pajagalan, Kotasumenep, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 08.00 – 14.00 WIB
  • Tiket Masuk : Rp2.000

6. Gili Labak

Gili Labak

Nah, kalau pulau yang satu ini pasti sudah tidak asing didengar. Gili Labak merupakan salah satu destinasi wisata populer di Sumenep yang sudah mulai dikenal wisatawan pada tahun 2015. Pulau ini merupakan pulau tak berpenghuni dengan pasir putih yang membentang luas, dan dikenal dengan pesona alam bawah lautnya.

Gili Labak menjadi salah satu destinasi unggulan yang memiliki berjuta keindahan. Pulau kecil ini bisa diakses melalui Pelabuhan Kalianget menggunakan speed boat selama 2 jam. Di pulau ini masih minim fasilitas, tetapi sudah menyediakan penyewaan alat snorkeling untuk kamu yang berencana beraktivitas di bawah laut.

  • Alamat : Kombang, Talango, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

7. Gili Iyang

Gili Iyang

Sumenep memiliki sebuah pulau kecil yang mendapat predikat sebagai pulau yang memiliki kadar oksigen terbaik ke-2 di dunia. Gili Iyang sering disebut sebagai pulau oksigen dimana kadar oksigen yang ada di sini mencapai 21%. Pulau ini merupakan pulau berpenghuni yang banyak disebut jika masyarakat yang tinggal di pulau ini akan lebih awet muda.

Gili Iyang dapat diakses melalui perahu motor milik nelayan dari Pelabuhan Dungkek, Sumenep. Pulau ini memiliki pesona yang sangat cantik dengan laut yang jernih, serta pulau ini bisa membuat pengunjung dan masyarakatnya lebih sehat.

  • Alamat : Bancamara, Dungkek, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis
  • Kontak : 0877-5000-5558

8. Pulau Kangean

Pulau Kangean

Bergerak ke sisi yang lebih timur, ada Kepulauan Kangean yang terdiri dari 60 pulau-pulau kecil di sekitarnya. Pulau terbesar yang ada di kepulauan ini adalah Pulau Kangean. Meski jarahnya terbilang jauh, Pulau Kangean masih masuk ke dalam wilayah administrasi Kabupaten Sumenep lho!

Pulau Kangean merupakan pulau berpenghuni yang masih jarang diketahui wisatawan. Jika kamu pernah berlayar dari Surabaya menuju Lombok atau Labuan Bajo, maka akan melewati Pulau Kangean. Pulau ini dapat diakses menggunakan kapal swasta dari Pelabuhan Kalianget dengan waktu tempuh selama 10 jam.

9. Pulau Masalembu

Pulau Masalembu

Sudah tahu belum kalau Indonesia memiliki segitiga bermuda yang mana julukan tersebut disematkan kepada pulau yang terletak di antara tiga pulau besar? Pulau tersebut adalah Masalembu. Banyak mitos yang disebutkan tentang pulau yang berada di antara Pulau Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi ini. Padahal kenyataannya, pulau ini sangat cantik lho.

Pulau Masalembu merupakan pulau berpenghuni yang berpasir putih, serta memiliki panorama sunset dan sunrise yang sangat memesona. Secara administratif, Masalembu masih masuk ke dalam wilayah Kabupaten Sumenep yang bisa ditempuh melalui Pelabuhan Kalianget menggunakan kapal swasta.

  • Alamat : Ambulung, Sukajeruk, Masalembu, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

10. Pulau Sakala

Pulau Sakala

Terakhir, ada Pulau Sakala. Pernah dengar pulau yang satu ini? Pulau Sakala merupakan sisi paling timur Kabupaten Sumenep yang menjadi salah satu ujung timur dari waktu Indonesia bagian barat. Pulau ini berbatasan langsung dengan Selat Madura, Laut Jawa, Selat Bali, dan Laut Flores.

Pulau Sakala merupakan pulau berpenghuni, dimana penduduk pulau ini tak hanya berasal dari suku Madura, ada juga suku Bugis, Mandar, hingga Bajo. Akses menuju pulau terluar di Pulau Jawa ini masih tergolong sulit. Tetapi bukan berarti kamu tidak bisa berlibur ke sini. Kamu bisa menggunakan kapal dari Pelabuhan Kalianget menggunakan kapal swasta.

  • Alamat : Sakala, Sapeken, Kabupaten Sumenep
  • Operasional : 24 jam
  • Tiket Masuk : Gratis

Ternyata, Sumenep kaya akan pulau cantik yang masih alami dan sebagian besar belum tersentuh wisatawan. Ada pulau kecil dengan pesona bawah laut yang sangat cantik, hingga pulau kecil di ujung timur Madura yang berbatasan dengan Laut Flores. Menarik sekali bukan? Yuk, sempatkan liburan ke Sumenep!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *