10 Benteng Bersejarah di Indonesia yang Bisa Dikunjungi

Ditulis oleh - Diperbaharui 13 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Indonesia punya banyak benteng peninggalan masa lampau. Beberapa di antaranya masih berdiri gagah dan bahkan menjadi obyek wisata. Kamu bisa menjadikan benteng-benteng tersebut sebagai tempat wisatamu kelak.

Di artikel ini, Keluyuran bakal merekomendasikan beberapa benteng peninggalan Belanda yang wajib kamu kunjungi. Rekomendasi benteng-benteng tersebut bisa kamu lihat di bawah ini:

1. Benteng Belgica

Benteng Belgica (Copy)

* sumber: lifestyle.okezone.com

Benteng pertama yang bisa kamu kunjungi adalah Benteng Belgica. Ini merupakan sebuah benteng yang dibangun bangsa Portugis di Banda Neira. Pada 4 September 1611, benteng ini diambil alih serta dibangun ulang oleh Belanda.

Benteng ini mempunyai daya tarik berupa bentuknya yang serupa segi lima. Dari atas benteng ini, kamu bisa melihat pemandangan bukit dan laut yang indah. Kalau kamu tertarik ke benteng ini, langsung saja datang ke alamat berikut:

  • Alamat : Banda Neira, Nusantara, Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 08.00 – 05.00.

2. Benteng Fort Marlborough

Benteng Fort Marlborough (Copy)

* sumber: traveltodayindonesia.com

Benteng satu ini merupakan benteng yang dibangun oleh Inggris pada 1713 silam. Seperti halnya Benteng Belgica, benteng satu ini pun juga sempat diambil alih oleh Belanda. Saat diambil alih Belanda, benteng ini dipakai sebagai tempat untuk bertahan.

Sempat menjadi markas TNI-AD, benteng satu ini kini telah menjadi bangunan cagar budaya yang dikelola Depdikbud. Benteng ini letaknya persis membelakangi Samudera Hindia, sehingga kamu pun bisa melihat samudera yang indah tersebut dari benteng ini.

Benteng satu ini bisa kamu sambangi di alamat berikut:

  • Alamat : Jalan Benteng, Kebun Keling, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Bengkulu 38116.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 08.00 – 18.00.

3. Benteng Fort de Kock

Benteng Fort de Kock (Copy)

* sumber: heikaku.com

Berbeda dengan benteng-benteng sebelumnya, benteng satu ini merupakan benteng yang dibangun oleh Belanda langsung. Benteng yang dibangun pada 1825 ini dibangun dan dipakai sebagai benteng pertahanan Belanda semasa Perang Paderi.

Beberapa area di benteng ini sudah direlokasi oleh pihak pemerintah. Area-area tersebut kini telah diubah menjadi taman indah yang kaya pepohonan. Benteng satu ini letaknya cukup dekat dengan sejumlah tempat wisata. Jadi, setelah ke benteng ini, kamu pun bisa sekalian piknik ke tempat lain.

Benteng satu ini bisa kamu kunjungi di alamat berikut:

  • Alamat : Jalan Yos Sudarso, Benteng Ps. Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136.
  • Jam Buka : Sabtu s.d. Kamis pukul 09.30 – 17.30.
  • HTM : Rp5.000/orang.

4. Benteng Portugis

Benteng Portugis (Copy)

Sesuai namanya, ini adalah benteng bikinan bangsa Portugis yang berlokasi di Jepara. Tepanya, di desa Banyumanis, Kecamatan Donorojo. Benteng ini sendiri dibangun atas keinginan Kerajaan Mataram untuk mengalahkan VOC.

Pihak kerajaan Mataram sengaja meminta bantuan Portugis, lantaran Portugis juga musuh dari VOC. Selepas tak dipakai oleh kerajaan Mataram, benteng ini sempat dipakai bangsa Jepang semasa Perang Dunia ke-II.

Kalau kamu mau piknik ke benteng ini, sila datang saja ke alamat di bawah ini:

  • Alamat : Jalan Benteng Portugis – Tayu Km. 48, Donorejo, Banyumanis, Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah 59454.
  • Telepon : (0291) 591169.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 07.00 – 20.00.
  • HTM : Rp3.000/orang (weekdays), Rp5.000/orang (weekend).

5. Benteng Pendem Cilacap

Benteng Pendem Cilacap (Copy)

Selain Benteng Portugis, Jawa Tengah punya satu benteng legendaris lainnya. Benteng tersebut adalah Benteng Pendem Cilacap. Benteng ini dulunya dipakai sebagai markas pertahanan Hindia Belanda yang dibangun selama 18 tahun (1861-1879).

Sempat tidak terurus selama beberapa tahun, benteng ini akhirnya mulai dikelola secara serius oleh pemerintah pada 1986. Daya tarik benteng ini sendiri adalah ruangan-ruangannya yang masih terawat hingga kini.

Menurut mitos yang beredar, benteng ini diyakini memiliki terowongan misterius. Terowongan tersebut konon bisa membuat kita menuju ke benteng-benteng lain, bahkan ke sejumlah gua di Nusakambangan. Kalau kamu mau ke benteng ini, sila datang langsung ke alamat berikut:

  • Alamat : Jalan Benteng, Sentolokawat, Cilacap, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53211.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 08.00 – 18.00.
  • HTM : Rp5.000/orang.

6. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg (Copy)

Jawa Tengah masih mempunyai benteng lainnya yang wajib dikunjungi. Benteng Vastenburg adalah benteng tersebut. Benteng peninggalan Belanda dulunya sering dipakai sebagai tempat persiapan pasukan, selain sebagai tempat pertahanan tentunya.

Selepas tidak dipakai Belanda, benteng ini sempat tidak terurus dan nyaris rusak. Namun, lambat laun benteng ini perlahan direnovasi dan sempat dipakai sebagai markas TNI. Selain cocok dijadikan wisata sejarah, benteng ini juga cocok dijadikan latar foto prewedding-mu kelak.

Benteng satu ini bisa kamu kunjungi di alamat berikut:

  • Alamat : Kedung Lumbu, Pasarkliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57133.
  • Jam Buka : Setiap hari selama 24 jam.

7. Benteng Van der Wijck

Benteng Van der Wijck (Copy)

* sumber: www.tenda-inspirasi.com

Kalau kamu pernah menyaksikan film The Raid 2: Berandal, kamu pasti pernah melihat sebuah bangunan berwarna merah tempat Iko Uwais berkelahi. Bangunan tersebut rupanya sebuah benteng legendaris bernama Benteng Van der Wijck.

Benteng yang berasal dari Gombong ini sudah ada sejak 1818 silam. Banyak fakta sejarah yang terjadi di benteng ini. salah satunya adalah fakta bahwa Presiden Soeharto pernah mendapat pelatihan militer di benteng ini. Saat itu, presiden ke-2 RI ini mendapat pelatihan guna bergabung dengan KNIL.

Bila ingin menjadikan benteng ini sebagai tempat wisata, sila datang langsung ke alamat di bawah ini:

  • Alamat : Jalan Sapta Marga No. 100, Sidayu, Gombong, Sidayutengah, Sidayu, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54416.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 08.00 – 16.00.
  • HTM : Rp5.000/orang.

8. Benteng Van den Bosch

Benteng Van den Bosch (Copy)

* sumber: www.dakatour.com

Benteng satu ini sempat viral lantaran pernah dikunjungi Presiden Jokowi. Presiden ke-7 Indonesia ini mengelilingi Van den Bosch bersama istrinya. Selepas berkeliling, keduanya lantas menikmati secangkir kopi cappucino hangat di sebuah kantin yang ada di benteng Van den Bosch.

Benteng satu ini memiliki corak arsitektur bergaya Eropa dan Romawi. Di dalamnya, terdapat beberapa perlengkapan pertahanan peninggalan Hindia-Belanda. Tak jauh dari benteng ini, kamu bakal menemukan makam K.H. Muhammad Nursalim. Seorang pengikut Pangeran Diponegoro yang ditangkap dan dipenjara di benten Van den Bosch.

Benteng Van den Bosch bisa kamu sambangi di alamat berikut:

  • Alamat : Jalan Untung Suropati No. II, Pelem II, Pelem, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur 63211.
  • No. Telepon : (0351) 749208.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 08.00 – 17.00.
  • HTM : Rp5.000/orang.

9. Benteng Willem II Ungaran

Benteng Willem II Ungaran (Copy)

Selain sebagai tempat wisata, benteng ini juga merupakan ikon dari kota Ungaran, Kabupaten Semarang. Benteng ini pun juga menjadi saksi bisu sebuah sejarah kelam. Di masa lampau, benteng ini pernah dijadikan penjara untuk Pangeran Diponegoro yang saat itu hendak diasingkan ke Makassar.

Pada tahun 2011, benteng satu ini resmi dikelola dan dijadikan salah satu kantor Polri. Walau sudah dipakai sebagai kantor, kamu masih mengunjungi benteng ini untuk sekadar berfoto atau melihat arsitektur bangunan benteng ini.

Alamat benteng satu ini bisa kamu simak di bawah ini:

  • Alamat : Jalan Diponegoro, Dliwang, Ungaran, Kecamatan Ungaran Baru, Semarang, Jawa Tengah 50511.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 07.00 – 17.00.

10. Benteng Fort Rotterdam

Benteng Fort Rotterdam (Copy)

* sumber: www.arsy.co.id

Kalau kamu ke Makassar, kamu harus mengunjungi benteng satu ini. Benteng yang dulunya bernama Benteng Ujung Pandang ini dulunya merupakan tempat penyimpanan rempah-rempah. Daya tarik benteng ini sendiri bukan hanya arsitektur bentengnya saja.

Pemandangan di sekitar benteng ini adalah daya tarik lainnya dari benteng ini. Kamu bisa melihat pemandangan indah tersebut bila kamu berada di lantai atas benteng ini. Benteng satu ini juga dilengkapi musem La Galigo yang berisi referensi sejarah Makassar dan daerah lain di sekitarnya.

Benteng Fort Rotterdam bisa kamu kunjungi di alamat berikut:

  • Alamat : Jalan Ujung Pandang, Bulo Gading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90171.
  • Jam Buka : Setiap hari pukul 06.00 – 18.00.
  • HTM : Rp7.500/orang.

Itulah beberapa benteng bersejarah di Indonesia yang bisa kamu kunjungi. Bagaimana, kamu tertarik mengunjungi benteng-benteng di atas? Atau, kamu justru punya rekomendasi benteng lain di Indonesia yang belum kami ketahui? Apa pun itu, yuk share ke kami via komentar!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *