Makna dan Kisah di Balik 10 Patung Ikonik di Korea

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 29 Juli 2021

Ketika melihat sebuah karya patung, pasti terbersit pertanyaan dalam kepala kita apa makna dan kisah di balik pembuatan patung tersebut. Sebuah patung pasti tidak hanya asal didirikan. Patung umumnya dibuat karena ada hal yang melatar belakanginya, misalnya sebagai monumen peringatan peristiwa besar yang terjadi di masa lalu.

Ada pula patung yang dibuat sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok penting yang membawa perubahan. Kali ini kami akan mengulas beberapa patung ikonik di negeri Korea yang sangat terkenal. Patung-patung tersebut tidak hanya menjadi pemandangan indah yang menghiasi sudut kota, patung-patung tersebut ada kisahnya lho. Yuk, simak informasinya di bawah ini!

1. Patung Pemeran Winter Sonata di Pulau Nami

Jauh sebelum ada Descendent of The Sun atau Goblin, Winter Sonata membuat heboh jagat dunia pertelevisian Korea dan dunia. Saking populernya drama ini membuat lokasi syutingnya di Pulau Nami ikut kecipratan popularitas.

Pulau yang mempunyai keindahan alam yang luar biasa ini menjadi terkenal pasca digunakan sebagai salah satu tempat Choi Jiwoo dan Bae Yongjoon bertemu. Keberadaan patung dengan keindahan alam yang ada di Provinsi Gangwon ini menjadi magnet yang berhasil menarik para wisatawan.

Hingga kini patung dua artis terkenal Korea tersebut menjadi ikon Pulau Nami yang terkenal dengan pesona alam musim gugurnya ini.

2. Patung Laksamana Yi Sunshin

Patung Laksamana Yi SunshinSumber: pixabay.com

Laksamana Yi Sunshin adalah sosok pahlawan yang berjasa mempertahankan Korea dari penjajahan Jepang. Ia adalah figur sentral pada pertempuran Myeongyang yang terjadi pada masa perang dunia II.

Kala itu Jepang berusaha menginvasi China dengan jalan menaklukan Korea terlebih dahulu. Namun, serangan armada Negeri Sakura berhasil dipatahkan oleh Laksamana Yi Sunshin dengan strategi pertahanan arus laut.

Pertempuran yang diprediksi akan menjadi kuburan bagi armada laut Korea tersebut menjadi sebuah pertempuran yang fenomenal bagi negara Korea.

Pasalnya, meskipun kalah jumlah, armada laut Korea di bawah pimpinan Laksamana Yi Sunshin berhasil mengalahkan Jepang yang mempunyai kapal lebih canggih dan pasukan yang jauh lebih banyak.

Untuk menghormati perjuangan Laksamana Yi Sunshin, pemerintah Korea mendirikan sebuah patung raksasa di pusat Kota Seoul, tepatnya di Plaza Gwanghwamun. Patung tokoh militer kebanggaan Korea setinggi 7 meter ini dibuat dari bahan perunggu.

Ketika berjalan-jalan di pusat kota Seoul, kamu bisa melihat patung sang laksamana berdiri gagah sambil memegang pedangnya dari kejauhan. Selain dibuatkan patung, kisah heroik Laksamana yang berasal dari keluarga akademisi ini bisa kamu saksikan dalam film The Admiral: Roaring Current.

3. Patung Raja Sejong

Patung Raja SejongSumber: pixabay.com

Di lapangan Gwanghwamun, pusat Kota Seoul, berada di lokasi yang sama dengan berdirinya patung Laksamana Yi Sunshin, ada patung yang paling dihormati oleh masyarakat Korea. Patung tersebut adalah patung Raja Sejong Yang Agung.

Raja Sejong merupakan sosok yang berjasa atas terciptanya huruf Hangeul. Sejak diciptakannya huruf Hangeul, Korea tidak lagi menggunakan aksara kanji Tiongkok. Patung setinggi 9,5 meter dengan lebar 4 meter ini dibangun untuk mengenang raja paling hebat di tanah Korea.

Raja Sejong dikenal sebagai raja yang ahli dalam bidang ilmu pengetahuan, militer, sastra, seni musik dan pengobatan. Ia banyak mengadakan program-program untuk membebaskan rakyat dari buta huruf.

Bersama dengan patung Laksamana Yi Sunshin, Patung Raja Sejong merupakan landmark kota Seoul yang banyak dituju oleh para wisatawan yang datang ke Korea.

4. Patung Jugun Ianfu

Sebuah patung perunggu berwujud perempuan yang mengenakan hanbok pendek yang tengah duduk di atas kursi berdiri di depan konsulat Jepang yang ada di Korea.

Patung jugun ianfu atau budak seks ini merupakan sebuah simbol sejarah kelam Korea yang masih jelas terpatri di benak masyarakat Korea. Sama seperti di Indonesia, perempuan Korea zaman dahulu dipaksa menjadi wanita penghibur tentara Jepang yang saat itu menguasai Korea.

Usulan awal mengenai pendirian patung ini dilakukan tahun 1992. Namun, baru dua dekade lebih setelah diajukan, usulan tersebut mendapat respon dan disetujui oleh pemerintah Jepang. Tepatnya tahun 2011 patung yang terbuat dari perunggu itu bisa didirikan.

Kim Yeongjong, walikota Jongo-gu menyumbangkan ide untuk membuat patung perempuan sebagai representasi para wanita yang menjadi korban. Sementara itu, pematung yang ditunjuk untuk membuat patung tersebut adalah pematung terkenal korea, Kim Seokyung dan Kim Eunsung.

5. Patung Beruang di Gunung Seorak

Gunung Seorak adalah salah satu gunung yang menjadi tujuan wisata para wisatawan yang berkunjung ke Korea. Tanda kamu telah sampai di Gunung Seorak adalah jika kamu sudah menemukan patung beruang yang berwarna hitam yang menjadi ikon dari Gunung Seorak.

Pemilihan beruang sebagai ikon kawasan Taman Nasional ini adalah karena menurut kepercayaan kuno, beruang adalah leluhur orang Korea.

Sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, maka dibuatlah patung beruang berukuran tidak terlalu besar di kawasan yang menjadi destinasi wisata musim gugur yang paling terkenal di Korea.

6. Dol Hareubang, Patung Penjaga Pulau Jeju

Dol Hareubang, Patung Penjaga Pulau Jeju Sumber: hiasia.xyz

Sekarang kita jalan-jalan ke Pulau Jeju. Pulau yang terkenal dengan keindahan pemandangan alamnya ini mempunyai sebuah patung yang disebut dengan Dol Hareubang. Patung jumbo ini adalah penjaga Pulau Jeju. 

Dol Hareubang sudah ada di pulau Jeju sejak zaman Dinasti Joseon, yakni sejak tahun 1754. Dalam Bahasa Indonesia, Dol Hareubang berarti patung kakek. Hareubang artinya kakek dalam dialek Jeju. Dol bermakna batu yang merujuk pada material patung.

Ciri khas patung ini yaitu mempunyai mata yang bulat dan memakai topi tentara. Kedua tangannya berada di atas perut. Posisi tangan Dol Hareubang mengandung makna tertentu. Jika posisi tangan kanan lebih tinggi maka itu berarti ia adalah pejabat sipil.

Sementara itu, jika tangan kiri diposisikan lebih tinggi dari tangan kanan, maka itu artinya patung adalah seorang pejabat militer. Dua patung kakek di Pulau Jeju ini merupakan adalah sebuah simbol kesuburan dan kehidupan bagi masyarakat Jeju.

Ada pula kepercayaan bahwa jika seorang wanita menggosok hidung patung kakek penjaga Pulau Jeju ini, maka ia akan mempunyai anak laki-laki kelak. Namun, jika ia menggosok bagian telinganya, maka ia akan mendapat anak perempuan.

7. Patung Buddha di Kuil Donghwasa

Tak kalah dari kota Seoul, Daegu juga mempunyai sebuah patung Buddha raksasa yang tingginya mencapai 33 meter berdiri di atas sebuah pedestal. Patung ini dibangun di kuil Donghwasa, lokasinya berada di sebelah selatan Gunung Palgongsan, kurang lebih 22 km ke sebelah timur laut Daegu.

Kuil Buddha bersejarah ini dibangun oleh Biksu Geukdal bertepatan dengan tahun ke-15 Raja Soji memerintah Korea. Konon, patung yang terbuat dari batu ini merupakan yang paling tinggi di dunia.

8. Statue of Brother di Monumen Peringatan Perang Korea

Patung ini merupakan simbol reuni bagi Korea Utara dan Korea Selatan. Kamu bisa menemukan patung ini di Monumen Peringatan Perang Korea.

Patung yang mempunyai tinggi 11 meter dan lebar 18 meter ini adalah simbol dari perang Korea yang dulu pernah dialami. Patung dua tentara yang berpelukan ini terdiri dari tiga bagian, yaitu bagian atas, bawah dan dalam.

Bagian atas adalah menggambarkan dua prajurit tentara Korea Selatan, memeluk adiknya yang merupakan prajurit Korea Utara. Bagian tengahnya adalah sebuah dome retak yang terbuat dari granit yang dikumpulkan dari berbagai tempat di Korea yang menyimbolkan pengorbanan para prajurit.

Retak pada dome tersebut adalah sebuah simbol harapan Korea selatan untuk segera berdamai dengan Korea Utara. Selain patung ini, di Monumen peringatan Perang Korea, kamu bisa menemukan patung-patung lain yang menggambarkan sejarah perang Negeri Ginseng.

9. Patung Kim Kwangseok di Daegu

Seperti Jl. Sukarno di Bandung, salah satu jalan di Daegu didedikasikan khusus bagi Kim Kwangseok. Kim Kwangseok merupakan penyanyi legendaris Korea yang karyanya sudah sangat terkenal. Dinding sepanjang 350 meter di jalan ini dihiasi mural yang sangat artistik berisi perjalanan hidup sang musisi.

Jalan ini dinamai dengan Jl kim Kwangseok sebab di sinilah sang musisi besar tersebut dulu tinggal. Sebagai bentuk penghormatan, di jalan ini pun dibangun patung Kim Kwangseok yang berpose sambil memetik gitar yang menjadi ikon kota Daegu.

10. Patung di Haesindang Park

Haesindang Park adalah sebuah taman yang ada di kota Sinnam, pesisir timur Korea selatan. Jarak dari Samcheok, Gangwon-do kurang lebih 20 km. Taman unik ini disebut-sebut sebagai salah satu taman yang jadi destinasi wisata popular yang sering dikunjungi turis lokal dan internasional.

Yang unik dari Haesindang park adalah bukan koleksi bunga atau pemandangan alam yang indah yang mengelilingi taman ini, namun taman ini terkenal karena koleksi patung penis yang kontroversi.

Haesindang Park yang juga dijuluki Taman Penis resmi dibuka tahun 2007 yang lalu. Di dalamnya terdapat kurang lebih 300 patung penis dalam berbagai bentuk, ukuran dan warna, termasuk totem penis, bangku penis, meriam penis, dan patung-patung seks lainnya.

Patung penis bisa terkumpul di taman ini karena adanya sebuah kompetisi patung. Setelah kompetisi usai, semua patung-patung yang diikutsertakan dalam kompetisi tersebut disimpan di taman ini. Jadilah taman ini rumah bagi patung-patung karya seniman Korea yang membuat patung penis.

Haesindang Park disebut juga sebagai monumen kesuburan. Di balik konsepnya yang unik, ada cerita rakyat yang melatar belakangi pembuatan taman ini lho.

Konon Haesindang Park dibangun sebagai bentuk penghormatan bagi perawan Auebawi yang setia menunggu kekasihnya, Haesindang yang pergi melaut.

Itu dia 10 patung ikonik di Korea dengan kisah di baliknya. Kamu pasti akan menemukan lebih banyak patung-patung bersejarah lainnya yang mempunyai kisah mendalam. Dari karya seni ini kita bisa mendapat pembelajaran yang menarik untuk diketahui.

Patung-patung ini ibarat sebuah media yang merekam kejadian masa lalu akan generasi selanjutnya bisa mengetahui sebuah peristiwa penting. Nah, tertarik mengunjungi Korea? Atau tertarik membuat patung untuk mengabadikan momen? Tentunya kedua hal tersebut akan seru jika dijalankan.

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram