keluyuran web banner

Inilah 10 Oleh-Oleh Khas Salatiga yang Wajib Kamu Beli

Ditulis oleh Riastri Herliana - Diperbaharui 14 April 2020

Setiap kali liburan, oleh-oleh menjadi salah satu hal yang tidak terlewatkan. Biasanya, kita memberikan oleh-oleh untuk kerabat dekat ataupun untuk konsumsi pribadi di rumah. Setiap daerah memiliki sesuatu yang khas. Mulai dari makanan, hingga motif kain khas setempat. Di Jawa Tengah sendiri, terdapat banyak sekali oleh-oleh khas. Salah satunya, dari Kota Salatiga.

Berada di selatan Kota Semarang, Salatiga pasti kamu lewati ketika hendak menuju Solo dari Semarang. Kota kecil yang dinobatkan sebagai kota paling toleran ini, memiliki banyak destinasi wisata dan tentunya oleh-oleh khas. Apa saja sih oleh-oleh khas kota toleran ini? Daripada penasaran, simak yuk, artikel tentang 10 oleh-oleh khas Kota Salatiga yang bisa kamu bawa pulang.

1. Enting-Enting Gepuk

Enting-Enting Gepuk (Copy)

Enting-enting sebenarnya adalah makanan tradisional khas Tionghoa yang dijadikan sebagai camilan di Indonesia. Orang yang menemukan makanan ini pertama kali adalah Khoe Tjong Hok dari China, dan dibuat pada tahun 1920 di Salatiga. Selama 30 tahun, enting-enting belum diberi nama dan bungkusannya masih menggunakan kulit jagung.

Akhirnya, enting-enting tersebut dinamakan “Enting-Enting Gepuk Cap Klenteng”, karena pembuatannya pertama kali adalah di sebuah Klenteng. Hingga kemudian enting-enting ini biasa digunakan masyakarat Salatiga sebagai makanan yang disuguhkan ketika dikunjungi tamu dan membawakannya sebagai oleh-oleh khas.

Enting-enting terbuat dari kacang, gula, dan prambozen, dan glukus. Rasanya manis dan enak. Tekstur bagian dalam dan luar berbeda. Pada bagian luar, lebih keras hampir seperti permen, namun ketika digigit, bagian dalamnya masih berbentuk kacang bubuk yang dihaluskan. Meskipun manis, enting-enting tidak memberi efek enek setelahnya.

2. Keripik Paru

Keripik Paru (Copy)

* sumber: wisatajateng.com

Setelah membahas enting-enting dengan rasanya yang manis, ada pula Keripik Paru yang renyah, gurih, dan enak. Keripik Paru terbuat dari paru sapi pilihan dengan kualitas baik. Paru tersebut diiris tipis dan dilumuri tepung yang sudah diberi bumbu sebelum akhirnya digoreng hingga kering.

Keripik Paru menjadi salah satu incaran wisatawan. Bagaimana tidak? Rasanya yang gurih dan renyah, mampu memberi efek ketagihan bagi siapapun yang memakannya. Kamu bisa memakan keripik ini sebagai kerupuk pendamping makanan, atau sebagai camilan. Keripik Paru khas Salatiga ini biasa dijual per-kilogram dan banyak tersedia di toko oleh-oleh.

3. Kopi Gunung Salatiga

Kopi Gunung Salatiga (Copy)

* sumber: kopigunungsalatiga.com

Sama halnya dengan wilayah lain di Indonesia, seperti Flores, Aceh, Lombok, dan Toraja, Salatiga juga memiliki kopi yang khas. Disebut sebagai kota yang strategis untuk menanam kopi, Salatiga menciptakan biji kopi yang nikmat. Sebelumnya kopi tersebut hanya dikonsumsi untuk rumahan saja, tapi kini kamu juga sudah bisa menikmatinya untuk dibawa ke kota asal.

Kopi Gunung Salatiga namanya. Biji kopi robusta yang digiling halus ini disebut sebagai kopi premium. Karena kopi ini menjadi salah satu brand kopi khas Jawa Tengah, khususnya Kota Salatiga yang letaknya berada di kaki Gunung Merbabu, penamaan Kopi Gunung Salatiga ini menjadi sangat tepat.

4. Singkong Keju

Singkong Keju (Copy)

* sumber: salatigadaily.com

Singkong Keju mungkin sudah tidak asing di telinga. Namun, berbeda dengan di tempat lain, Singkong Keju khas Salatiga ini berbahan dasar singkong / telo yang diolah menggunakan bumbu dengan campuran keju dan beberapa varian rasa. Biasanya, Singkong Keju yang dibawa untuk oleh-oleh dikemas dalam bentuk frozen food yang siap untuk digoreng.

Oleh-oleh ini diberi nama Singkong Keju D-9, yang diambil dari nama tempat yang memberikan inspirasi untuk membuat eksperimen Singkong Keju. Pemilik Singkong Keju D-9 saat itu sedang mendekam di penjara akibat kasus narkoba. Di Lapas Kelas I Surakarta, Blok D adalah blok untuk kasus narkoba, dan 9 adalah nomor dimana Pak Hardi, pemilik usaha ini, tinggal.

Ide usaha Singkong Keju D-9 ia dapatkan ketika berada di penjara. Hingga akhirnya setelah keluar penjara, Pak Hardi merealisasikan ide usahanya, dan jadilah Singkong Keju D-9 yang kini banyak diminati masyarakat dari dalam Kota Salatiga, maupun wisatawan. Singkong Keju D-9 hanya bisa kamu dapatkan dari toko di Argomulyo, Salatiga.

5. Ampyang

Ampyang (Copy)

Kembali ke makanan manis khas Salatiga. Kini ada Ampyang, camilan yang terbuat dari kacang tanah dengan gula merah. Kalau kamu sudah pernah membeli oleh-oleh di Kota Surakarta, tentu sudah tidak asing dengan makanan yang satu ini. Namun, tahukah kamu, kalau Ampyang asal muasalnya dari Kota Salatiga?

Ampyang adalah makanan sejenis kue kering. Kacang tanah yang terdapat dalam Ampyang ini harus digoreng atau disangrai terlebih dahulu agar lebih enak. Kemudian disatukan dengan gula merah yang sudah dicairkan. Setelah itu, keduanya dibekukan dan jadilah Ampyang yang memiliki rasa manis dan lezat.

6. Roti Wonder

Roti Wonder (Copy)

* sumber: limakaki.com

Di Salatiga, ada sebuah toko roti yang menyediakan banyak sekali varian. Buat kamu pecinta roti, perlu mencoba roti yang dijual di Wonder Bakery ini. Ada banyak varian yang bisa kamu coba. Mulai dari roti tawar, roti sosis, roti sisir, donat, hingga pastry dan kue. Namun, bisakah dijadikan sebagai oleh-oleh? Jawabannya pasti bisa.

Roti Wonder menjual roti kering yang bisa kamu jadikan sebagai buah tangan untuk keluarga serta kerabat di rumah. Selain itu, ada pula aneka jajanan pasar khas Salatiga yang bisa kamu bawa. Ragam roti dan kue di sini selalu dijadikan sebagai oleh-oleh bagi wisatawan, karena rasanya yang enak dan jenisnya beragam.

7. Kopi Biji Salak

Kopi Biji Salak (Copy)

*

Kamu tahu buah salak? Tahukah kamu, kalau buah salak bisa dijadikan sebagai bahan dasar kopi? Sebagai salah satu produk petani Kota Salatiga, salak bisa diolah menjadi aneka makanan dan minuman. Tak hanya buahnya saja yang bisa diolah, namun juga bijinya. Seperti yang satu ini, Kopi Biji Salak namanya.

Kopi Biji Salak, terbuat dari biji salak yang dikeringkan kemudian digoreng dan dihancurkan menjadi bubuk kopi. Jika kamu tidak bisa minum caffeine, Kopi Biji Salak bisa menjadi solusi. Karena produk ini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, diantaranya menurunkan risiko jantung, gula, asam urat, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mencegah kanker.

8. Kerupuk Godril

Kerupuk Godril (Copy)

* sumber: www.inibaru.id

Siapa yang tidak suka kerupuk? Pelengkap makanan dengan rasa yang gurih dan renyah ini disukai hampir setiap kalangan. Bahkan, ada yang menganggap tak lengkap bila makan tanpa kerupuk. Bahan dasar kerupuk, ada yang terbuat dari aci, singkong, dan masih banyak lagi. Di beberapa daerah, kerupuk menjadi makanan khas tempat tertentu seperti di Salatiga.

Kota berhawa sejuk, Salatiga dikenal dengan Kerupuk Godril. Terbuat dari singkong yang dibumbui kencur, bawah putih, cabai, serta bawang merah. Setelah itu, dibungkus daun pisang dan dikukus. Rasanya lezat dan gurih!

9. Bakpia Pathok

Bakpia Pathok (Copy)

Tak hanya Jogja, Salatiga juga memiliki Bakpia Pathok. Makanan ini terbuat dari gandum yang berisi kacang hijau, kacang hitam, dan masih banyak lagi rasa yang lainnya. Rasanya yang manis dan lezat membuat siapa saja menyukai makanan khas Salatiga satu ini.

Bakpia berbentuk bulat dengan volume yang cukup tebal. Bisa mengganjal perutmu ketika dalam keadaan lapar. Makanan ini sangat cocok dijadikan sebagai oleh-oleh untuk kerabat di kota asal. Membelinya pun tidak sulit, karena dijual di tempat oleh-oleh dan terminal.

10. Getuk Kethek

Getuk Kethek (Copy)

* sumber: ariwibowojinproperti.blogspot.com

Selain bakpia, ada pula getuk, makanan khas Jawa Tengah dengan rasa yang manis dan lezat. Makanan ini berbahan dasar singkong yang lembut. Nama Getuk Kethek sendiri berasal dari pemilik yang memelihara monyet dan disimpan di depan rumah dengan tujuan agar para pembeli mudah mencari tempat ini.

Dalam bahasa Jawa, “kethek” berarti monyet. Maka dari itu, karena pemiliknya menaruh monyet di depan toko, jadilah nama Getuk Kethek yang sudah kita kenal ini. Getuk yang telah dicetak kemudian dimasukkan ke dalam kotak dengan isi 20 potong getuk. Makanan khas ini memiliki keunikan, dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh.

Demikian informasi tentang oleh-oleh khas Kota Salatiga yang bisa kamu bawa untuk keluarga dan kerabat di rumah. Oleh-oleh tidak hanya sebagai kenang-kenangan saja, namun juga bertujuan untuk memperkenalkan produk hasil karya daerah setempat. Kira-kira, oleh-oleh apa yang menjadi favoritmu?

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram