10 Senjata Tradisional Bali yang Perlu Kamu Ketahui

Ditulis oleh Dhini Oktavianti - Diperbaharui 1 April 2021

Siapa yang tidak mengenal Bali? Pulau yang menjadi tujuan impian liburan dalam negeri bagi semua orang memang seperti magnet. Bali menawarkan tak hanya tempat wisata tetapi juga budaya dan keseharian penduduknya. 

Namun, tak semua orang mengenal senjata tradisional khas Bali. Bali memiliki senjata tradisional yang menarik untuk diketahui. Beberapa di antaranya memiliki sejarah tersendiri. Simak 10 senjata tradisional Bali berikut ini.

1. Keris Tayuhan

Keris TayuhanSumber: artisanalbistro.com

Keris Tayuhan adalah senjata tradisional Bali yang dipercaya memiliki tuah atau pamor di jaman dulu. Tuah atau pamor ini didapat karena mampu membawa kemenangan di dalam medan pertempuran. Bisa dikatakan, keris ini merupakan senjata pamungkas yang digunakan masyarakat Bali saat berperang dulu.

Keris Tayuhan memiliki bentuk yang indah dengan nilai seni yang tinggi. Akan tetapi kesan angker tak luput dari senjata khas satu ini. Walau sudah tak digunakan lagi untuk berperang, Keris Tayuhan tetap digunakan untuk pelengkap upacara keagamaan atau pergantian tahun. 

Keris Tayunan sekilas mirip dengan keris yang ada di daerah lain. Padahal ia memiliki keunikan tersendiri. Misalnya jumlah lekukan pada keris yang harus ganjil, berdasarkan kepercayaan masyarakat. 

Seiring perkembangan zaman, ada banyak ritual yang dilakukan untuk menjaga keris. Ritual pembersihan keris yang paling banyak dilakukan. Ini karena keris masih dianggap sebagai benda sakral serta identitas bagi seseorang. Tak heran bila keris ini disimpan dengan baik oleh pemiliknya. 

2. Trisula 

TrisulaSumber: perpustakaan.id

Bentuknya yang menarik karena memiliki tiga ujung tombak, Trisula digunakan untuk menikam dan melukai musuh pada jarak dekat. Senjata tradisional Bali satu ini namanya diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti tombak mata tiga. Menariknya, Trisula memiliki nama lain bernama Serampang. 

Trisula memiliki kelebihan dalam ketajaman. Masing-masing ujung tombak akan menambah luka pada tubuh musuh. Sedangkan kelemahannya adalah senjata ini kurang cocok untuk menghadapi musuh pada jarah menengah ataupun jauh. 

Tak hanya itu, Trisula juga memiliki sejarah yang berkaitan dengan Dewa Siwa. Masyarakat meyakini bahwa Trisula adalah salah satu senjata dari Trimurti sesembahan agama Budha dan Hindu. Dengan kaitan itu, senjata tradisional Bali satu ini istimewa di hati masyarakat Bali.

3. Penampad

Penampad

Senjata tradisional Bali selanjutnya yang berkaitan dengan kehidupan masyakarat sehari-hari adalah Penampad. Penampad digunakan untuk membantu masyarakat dalam memotong bambu, memotong rumput, memotong kayu bakar, dan sebagainya. 

Desainnya simpel dan cenderung mirip pisau. Akan tetapi panjang mata penampad yang cukup panjang dan dilengkapi kayu sebagai pegangan. Senjata ini memang digunakan sehari-hari oleh masyarakat Bali dari semua kalangan. Kamu akan mudah menemukan Penampad bila berkunjung ke Bali. 

4. Wedhung

WedhungSumber: artisanalbistro.com

Wedhung adalah simbol dari kerelaan atau kelapangan untuk selalu bekerja keras untuk kepentingan yang utama. Senjata tradisional Bali ini bisa dikatakan lambang kesiapan pengabdian seorang bawahan kepada atasan di jaman dulu. Jadi, bila bawahan sudah mengangkat Wedhung berarti ia dianggap bersumpah setia hingga akhir hayat.

Wedhung dibuat dari logam tempat dengan pegangan untuk genggam terbuat dari besi dan kayu. Nilai estetika yang tertinggi terlihat pada senjata tradisional Bali satu ini.

Wedhung yang berasal dari Bali memiliki ukiran motif pada bagian mata senjata. Inilah yang membedakan Wedhung Bali dengan Wedhung dari daerah lain, seperti Cirebon. Menariknya, Wedhung biasa digunakan oleh laki-laki. 

5. Kandik

Kandik

Bila diperhatikan secara sekilas, Kandik memang mirip dengan kampak. Senjata tradisional Bali ini digunakan untuk pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar seperti menebang pohon, memotong gelondongan kayu, dan sebagainya.

Ukurannya cukup besar sehingga tak semua orang bisa menggunakannya dengan baik. Akan tetapi manfaat Kandik dalam menolong kehidupan masyarakat bahkan perindustrian sudah tak diragukan lagi. 

6. Pisau Tiuk 

Pisau TiukSumber: asyraafahmadi.com

Bali memang eksotis, begitu pula dengan senjata tradisionalnya. Salah satu senjata tradisional Bali yang eksotis adalah Pisau Tiuk. Pisau Tiuk merupakan salah satu perkakas kecil yang memiliki nilai seni sekaligus membantu dalam kebutuhan rumah tangga. 

Manfaat Pisau Tiuk mirip dengan pisau dapur tapi dengan bentuk dan keeksotisan dalam desainnya. Ia digunakan untuk memasak, memotong daging, atau mengolah makanan lain. Senjata tradisional Bali ini memang condong digunakan oleh perempuan. 

7. Blakas

Blakas

Senjata tradisional Bali yang juga digunakan untuk membantu kehidupan sehari-hari adalah Blakas. Blakas dikenal juga dengan golok khas Bali. Walau bernama golok tetapi Blakas berbeda dengan golok pada umumnya. Ini karena Blakas berbentuk lebih pendek dan menyerupai pisau daging yang besar. 

Julukan lain dari Blakas adalah golok cepot atau golok dapur. Memang, Blakas lebih banyak berfungsi untuk membantu di dapur dan digunakan saat ada gotong royong di Pura atau hajatan. 

Bila tertarik dengan Blakas, kamu tidak bisa mendapatkannya di pusat perbelanjaan wisata. Blakas diproduksi dan diperjualbelikan secara khusus di beberapa kota di Bali saja. 

8. Taji

Taji

Taji atau Tajen adalah senjata tradisional Bali yang biasa digunakan untuk sabung ayam. Memang, kegiatan ini adalah hobi masyarakat yang sudah diwariskan secara turun temurun. Pada sabung ayam, Taji akan disematkan ke bagian kaki ayam Bangkok dengan bantuan tali. Ini menjadi senjata bagi ayam saat bertarung. 

Tak hanya itu, senjata tradisional khas Bali satu ini juga digunakan dalam salah satu upacata adat Bali bernama tabur roh. Pada tabur roh, darah hewan yang akan dikorbankan akan disembelih menggunakan taji.  Lalu darahnya akan ditaburkan. 

Nilai budaya pada senjata kecil yang terbuat dari besi ini memang cukup tinggi.  Apalagi senjata tarung ayam sendiri masih dilakukan karena jenis budaya turun temurun. 

9. Caluk

CalukSumber: artisanalbistro.com

Memiliki bentuk unik karena adanya bilah pisau yang melengkung, Caluk digunakan untuk berkebun sekaligus melindungi diri dari serangan hewan. Kamu bisa melihat bahwa gagang pada Caluk memiliki ukuran panjang.

Ukuran panjang ini bukan tanpa arti. Ini disematkan pada Caluk untuk menjangkau tempat yang jauh lebih tinggi, seperti memotong ranting pohon atau panen hasil kebun. 

10. Tombak

TombakSumber: youtube.com

Masyarakat Bali memang sering menggunakan tombak sebagai senjata untuk perang kerajaan. Ini pula yang membuat tombak sebagai senjata tradisional Bali. Bentuk mata pisau yang runcing dengan gagang yang panjang menjadi desain Tombak sekaligus disimbolkan sebagai ketajaman pikiran. 

Setelah jaman kerajaan berakhir, Tombak pun dimuseumkan. Kalau kamu masih ingin melihat Tombak digunakan masyarakat Bali bisa dengan melihat pertunjukan Tombak dalam tarian Wirayudha. 

Tarian khas Bali ini menggunakan Tombak sebagai bagian dari koreografi yang ditarikan oleh dua sampai empat orang. Makna tarian Wirayudah adalah sekelompok Bali Dwipa yang melambangkan prajurit siap untuk berperang. 

Itulah 10 senjata tradisional Bali yang perlu kamu ketahui. Nilai sejarah, simbol, makna, dan fungsinya memang saling melengkapi. Ada beberapa senjata yang bisa ditemukan dalam sehari-hari ada pula yang bisa ditemukan dalam waktu tertentu. Kamu sendiri sudah pernah lihat senjata tradisional Bali yang mana?

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram