Keluyuran / Tips Wisata Jepang / Inilah Perkiraaan Biaya Liburan Ke Jepang ala Backpacker

Inilah Perkiraaan Biaya Liburan Ke Jepang ala Backpacker

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Juni 2019

Ingin berpelesir ke Jepang tapi tidak tahu perkiraan biaya selama Anda berada di negeri sakura tersebut? Keluyuran akan memberitahukan mengenai biaya liburan ke Jepang secara perkiraan. Biaya yang akan kami berikan ini hanyalah gambaran saja, karena biaya ini bisa berkurang atau malah membengkak, tergantung bagaimana Anda menyiasati liburan ini.

Di samping itu, Anda perlu mengetahui bahwa rincian biaya ini berdasarkan liburan ala backpacker. Karena jika Anda menginginkan liburan yang lebih nyaman, sudah pasti biayanya pun akan lebih mahal.

Perkiraan ini sangat berguna bagi Anda yang sedang menabung untuk berlibur ke Jepang. Selain itu, biaya ini juga bisa menjadi perkiraan berapa uang di rekening tabungan yang harus mengendap saat pengajuan visa. Nah, mari simak perhitungan biaya liburan ke Jepang dari Keluyuran berikut ini!

Tiket Pesawat

tiket air asia

Hal pertama yang harus dipikirkan ketika Anda ingin berlibur ke Jepang adalah mencari tiket pesawat yang murah. Agar lebih mudah, kami akan menghitung biaya tiket pesawat pulang-pergi Jakarta ke Jepang.

Ada dua kota di Jepang yang biasa dijadikan sebagai destinasi liburan, yakni Tokyo atau Osaka. Tiket pesawat pulang-pergi dari Jakarta ke Tokyo atau Osaka kurang lebih sekitar Rp 8 jutaan untuk maskapai full service seperti Garuda, JAL, ANA, dan lainnya.

Jika ingin yang lebih murah, Anda bisa memilih low cost carrier seperti Air Asia atau Thai Lion. Harga dari maskapai tersebut biasanya ada pada kisaran Rp 5 jutaan. Sementara itu, jika Anda mendapatkan tiket promo, maka harganya bisa berada di bawah Rp 3 jutaan.

Kini, Anda hanya perlu memilih antara Tokyo atau Osaka. Kedua kota tersebut sama-sama menarik dan megah. Selain itu, baik Tokyo maupun Osaka sama-sama memiliki beragam tempat wisata yang patut untuk dikunjungi.

Visa

visa biaya liburan ke jepang

Selain memikirkan tentang biaya tiket pesawat, Anda juga harus memikirkan biaya pengurusan Visa ke Jepang. Jika tiket pesawat ke Korea Selatan lebih murah dibanding tiket pesawat ke Jepang, tapi biaya pengurusan Visa ke Jepang lebih murah dibanding Visa untuk ke Korea, lho.

Mulai April 2019, biaya untuk mengurus Visa ke Jepang hanya Rp 380.000 saja. Pastikan paspor Anda tidak kadaluarsa ketika hendak mengurus Visa ke Jepang. Pastikan masa berlaku paspor kita masih lebih dari 6 bulan pada saat keberangkatan nanti, bukan pada saat pengajuan visa.

Anda bisa mengajukan Visa di konsulat jepang sesuai dengan wilayah yuridikasinya. Bila Anda tidak mau repot, Anda bisa menggunakan jasa tour dan travel untuk membantu pengurusan Visa, tetapi pastinya biaya yang Anda keluarkan juga lebih besar.

Penginapan

hotel di osaka

Sebagai backpacker, tentu saja Anda akan memilih hotel yang murah meriah. Di Tokyo, sangat mudah menjumpai hotel berbintang dengan tarif berkisar antara 1,5 – 3 juta rupiah per malam. Namun, sebagai backpacker tentunya Anda harus menghemat biaya pengeluaran, bukan?

Cobalah untuk memilih hostel atau guest house dengan tarif Rp 200.000 sampai dengan Rp 400.000 per malam. Misalnya, Anda akan berlibur di Jepang selama 5 hari, maka Anda hanya perlu mengeluarkan uang Rp 800.000 untuk menginap di hotel seharga 200 ribu selama 4 malam.

Tarif hotel di Osaka sedikit lebih murah dibanding hotel yang ada di Tokyo. Anda bisa mendapatkan penginapan berbentuk homestay atau guest house dengan harga Rp 150.000 per malam. Apabila Anda menginap selama 4 malam di penginapan tersebut, biaya yang perlu dikeluarkan hanya Rp 600.000.

Tarif sewa penginapan akan menjadi lebih murah lagi bila Anda bisa patungan bersama teman seperjalanan Anda saat berlibur ke Jepang. Biasanya semakin jauh dari stasiun atau pusat keramaian, maka akan semakin murah pula harga sewanya.

Makan

Mengenal Sejarah Ramen

* sumber: jw-webmagazine.com

Harga makanan yang dijual di Jepang sangat bervariasi. Bahkan, harga semangkuk ramen dari kedai satu dengan kedai lainnya tentu berbeda. Karena kita sedang menghitung biaya liburan ke Jepang ala backpacker, maka usahakan untuk memilih makanan yang terjangkau selama berada di sana.

Minimarket seperti 7-Eleven atau Lawson biasanya menjual bento atau makanan berat lainnya dengan harga yang cukup terjangkau. harganya berada di kisaran Rp 50.000. Makanan di restoran fastfood seperti McDonald dan KFC juga cukup terjangkau di kisaran Rp 50.000.

Harga semangkuk ramen di kedai atau kaki lima Jepang berkisar antar Rp 50.000 – 150.000. Sementara itu, harga nasi dengan lauk chicken katsu hanya sekitar Rp 65.000. Jika Anda ingin berhemat, hindarilah restoran-restoran besar karena harganya sangat tidak bersahabat.

Kesimpulannya, siapkan uang makan sekitar Rp 50.000 – Rp 100.000 untuk satu kali makan. Jika sehari Anda makan sebanyak 3 kali, maka Anda perlu menyiapkan uang Rp 1.500.000 untuk biaya makan selama berlibur 5 hari di Jepang. Silakan baca artikel harga makanan di Jepang untuk detail harga makanan lainnya.

Transportasi

suica

Ketika Anda memutuskan untuk berlibur ke Jepang selama 5 hari, Anda harus memikirkan biaya tranportasi yang digunakan. Jika Anda ingin lebih bugar saat mengelilingi kota Tokyo atau Osaka, Anda bisa berjalan kaki atau menyewa sepeda. Harga sewa sepeda di setiap wilayah tentu saja berbeda-beda.

Akan tetapi, Kami lebih menyarankan Anda untuk menaiki kereta saat berpergian. Pasalnya, transportasi kereta akan lebih menghemat waktu Anda. Anda bisa membeli IC Card atau membeli tiket langsung di setiap stasiun kereta. Jika Anda berkunjung ke 4 tempat dalam sehari, makan perkiraan biaya perjalanan keretanya adalah sekitar Rp 300.000. Untuk 5 hari, Anda akan mengeluarkan uang sekitar Rp 1.500.000

Jika Anda ingin pergi ke berbagai kota menggunakan Shinkansen, sebelum pergi ke Jepang belilah JR Rail Pass terlebih dahulu di Indonesia. Ini adalah kartu yang bisa dipakai untuk menaiki Shinkansen dan kereta lokal yang berada di JR Line. Harga kartu ini bervariasi sesuai dengan durasinya. Namun, karena Anda hanya berada di Jepang selama 5 hari, maka belilah JR Rail Pass dengan waktu 7 hari seharga Rp 3.500.000.

Tempat Wisata

fushimi-inari

Harga tiket masuk untuk ke tempat wisata juga harus diperhitungkan. Untuk menghemat pengeluaran, usahakan untuk memilih tempat wisata yang tidak dipungut biaya tiket masuk. Pasalnya, banyak sekali tempat ikonik di Jepang yang bisa dikunjungi tanpa biaya masuk.

Namun, bila Anda ingin berkunjung ke Tokyo Disneyland dan Disneysea, Anda harus menyiapkan uang sekitar Rp 900.000 untuk memberi 1 day pass ticket. Sementara itu, jika Anda ingin berkunjung ke Universal Studios Japan saat berada di Osaka, maka Anda bisa membeli 1 day pass ticket dengan harga Rp 865.000.

Belanja dan Oleh-Oleh

gantungan kunci jepang

Berniat untuk memberi oleh-oleh sederhana untuk kerabat di tanah air? Anda bisa membeli oleh-oleh sembari memikirkan cara untuk tetap menghemat biaya liburan ke Jepang Anda. Belilah oleh-oleh khas Jepang yang murah meriah, seperti sumpit, gantungan kunci, dan magnet. Siapkan dana Rp 500.000 untuk membeli oleh-oleh.

Ingin berbelanja untuk diri sendiri saat sedang berada di Jepang? Silakan beli barang yang Anda sukai, tetapi batasi pengeluaran Anda hanya sekitar Rp 1.000.000 saja. Hal ini sangat penting dilakukan agar tidak ada pembengkakan dana.

Simpulan

Dari pemaparan di atas, kita bisa menyimpulkan bahawa biaya untuk liburan ke Jepang selama 5 hari ada di kisaran Rp. 10 jutaan. Perkiraan tersebut tentunya akan bervariasi sesuai dengan kebutuhan dan gaya liburan masing-masing. Namun sebagai gambaran, tabungan Rp 10 juta setidaknya sudah cukup untuk berlibur di Jepang selama 5 hari.

Jika dipertimbangkan lebih lanjut, biaya tersebut tentu lebih murah jika dibandingkan dengan menggunakan jasa Tour and Travel. Keuntungan menjadi backpacker mandiri saat ke Jepang adalah Anda bisa mengunjungi tempat-tempat yang memang benar-benar ingin Anda kunjungi. Jika mengikuti paket perjalanan wisata, Anda harus mengikuti itenerary yang sudah diberikan oleh agen tour dan travel. Jadi, sudah siap untuk berlibur ke Jepang?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar